Curi HP Tetangga, Preman Kampung ‘Keok’ Dihajar Massa

Pelaku Fuad David Chaniago

OKI, KORANKITO.COM – Setelah berhasil mencuri 5 unit handphone, preman kampung  Fuad David Chaniago (20) warga Dusun III Desa Menang Raya Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang kerap melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) di kampung sendiri, berhasil diringkus jajaran Polsek Pedamaran.

Pemuda yang tercatat sebagai residivis ini, sebelumnya sudah pernah merasakan dinginnya meringkuk di balik jeruji besi untuk kasus curat, tetapi hal tersebut tidak membuatnya jera, bahkan dia nekat melakukan aksinya tersebut di kampungnya sendiri.

Berita Sejenis
1 daripada 27

Informasi yang dihimpun Fuad, nekat melakukan aksi pencurian di rumah Korban Sulmayat (42)i atau rumah almarhum Burniat, Desa Pedamaran VI, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI dengan cara memasuki rumah korban dan berhasil mencuri lima (5) unit handphone berbagai merek.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra, SH SIk MM melalui Kapolsek Pedamaran IPTU RC Tarigan S Sos didampingi Kasubag Humas Polres OKI IPDA Ilham Parlindungan, mengatakan, pada malam kejadian listrik PLN sempat mati, selanjutnya dini hari sekira pukul 01.30 Wib, Senin (12/11/2018), korban terjaga dari tidur kaget setelah mengetahui handphone miliknya dan keluarganya hilang.

“Salah satu jendela rumah korban ada yang belum dipasang terali, sehingga diduga pelaku, melancarkan aksinya dengan terlebih dahulu mendongkel jendela tersebut, lalu masuk ke rumah dan mengambil 5 unit Hp serta membawanya,” ungkap Kapolsek.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ditaksir sekira Rp9 juta, sehingga melaporkan ke Polsek, Pedamaran.

Setelah menerima laporan dari korban dan berdasarkan informasi dari keluarga korban  petugas langsung melakukan penyelidikan. Dalam hitungan jam pada siang harinya sekitar pukul 12.00 Wib, pelaku yang diketahui bernama Fuad David Chaniago berhasil ringkus saat bersembunyi di rumahnya.

“Pelaku akhirnya berhasil diamankan beserta barang bukti berupa 5 unit handphone hasil curiannya,” tegas Kapolsek.

Pantauan di lapangan sebelumnya pelaku sempat dibawa ke Puskesmas, karena sempat hampir dihakimi massa, sebab disinyalir kejadian kehilangan handphone yang sering terjadi di wilayah hukum Pedamaran juga dilakukan tersangka sehingga membuat warga selama ini menjadi resah.

“Aku dulu juga pernah handphone milik ku hilang dicuri orang di rumah, dan banyak orang orang yang cerita kemalingan pada malam dan siang hari, semoga saja kejadian ini membuat efek jera, bagi pelaku,” ungkap Hj Yustaniliah.
Hingga berita ini diturunkan pelaku masih dalam proses lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (endri/mbam)

AN