Pedagang Mie Tek-tek di BKB Tewas Dibunuh

Kanit Reskrim Ipda Hermansyah saat melakukan olah TKP. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Rahmat alias Riko (25), ditemukan tewas dengan kondisi tubuh penuh luka tusuk di Jalan Sungai Tawar IV, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II Palembang, Sabtu (10/11) sekitar pukul 23.00.

Pria yang keseharian sebagai pedagang mie tek-tek di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) ini mengalami luka tusuk sebanyak sembilan lobang, diduga dibunuh seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Berita Sejenis
1 daripada 49

Berdasarkan data dihimpun, sebelum ditemukan tewas bersimbah darah, Riko bersama pelaku sedang menenggak minuman keras (miras) di Jalan Sungai Tawar V. Diduga pelaku tersinggung dan langsung menikam korban.

Riko yang diserang mendadak, mencoba menyelamatkan diri. Namun, dia tersungkur di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga pelaku yang mengejarnya kembali menghunuskan pisau secara membabi buta.

“Tidak tahu masalahnya apa. Semalam dapat kabar, kalau keponakan saya ini sudah meninggal dunia,” ungkap paman korban Fa’i (40) saat ditemui di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Minggu (11/11) siang.

Ia menyebutkan, korban berjualan mie tek tek di BKB dan menduga dibunuh oleh preman. “Orangnya pendiam. Mungkin ribut masalah uang dengan preman.  Saya harap pelaku cepat ditangkap,” ujar Fa’i.

Sementara itu, Kapolsek IB II Palembang Kompop Agus Hairuddin melalui Kanit Reskrim Ipda Hermansyah mengatakan diduga korban dibunuh lantaran dendam pribadi. Pelaku dan korban sempat minum miras jenis tuak.

“Mungkin ketika minum itu, ada yang membuat pelaku tersinggung atau ada dendam sehingga korban ditusuk satu kali di TKP. Korban menyelamatkan diri, namun terpeleset dan ditusuk pelaku hingga tewas,” katanya.

Kendati demikian, lanjut Hermansyah, pihaknya masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. “Pelaku masih kita selidiki, karena belum jelas. Saat ini sedang mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi,” pungkasnya. (depe).

AN