Cari Uang Bayar Kos, Dua Sekawan Masuk Penjara

Gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IB I Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Berdalih tidak mempunyai uang untuk membayar uang kosan. Dua sekawan yakni Maulana (30) bersama Seftian Munandar (28) nekat melancarkan aksi jambret.

Alih-alih mendapatkan uang untuk membayar kosan, keduanya justru mendekam di sel tahanan Mapolsek Ilir Barat (IB) I Palembang setelah motor yang dikendarai mereka terjatuh di lokasi kejadian.

Berita Sejenis

Polisi Ringkus Jambret dari Facebook

Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

1 daripada 35

“Baru sekali inilah saya melakukannya pak. Itupun karena tidak punya uang untuk bayar sewa kos. Saya yang menarik tas korban dan Seftian yang bawa motor,” jelas Maulana saat ditanya awak media.

Ditambahkan Seftian, setelah berhasil menarik tas, korban Ella Apriyanti  berteriak minta tolong. Mereka pun kabur dengan kondisi panik, sehingga motor yang dikemudikan keduanya tergelincir.

“Waktu mau kabur, motor kami dipegangi anggota dan warga pak. Jadi kami terjatuh dan ditangkap warga. Kalau berhasil, uangnya mau kami bagi berdua pak. Sisanya untuk bayar kos,” jelas juru parkir ini.

Aksi penjambretan yang dilakukan dua sekawan ini terjadi di Jalan KI Ronggo Wiro Santiko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Minggu (7/10) sekitar pukul 11.00.

Dimana berawal ketika Ella Apriyanti melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai motor. Kemudian, kedua pelaku yang juga mengendarai motor memepet dari sebelah kiri dan menarik tas yang dibawa korban.

Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang Kompol Masnoni menjelaskan, ketika pihaknya sedang melakukan patroli rutin di seputaran lokasi melihat adanya aksi jambret yang dilakukan kedua tersangka.

“Keduanya sudah diamankan di Polsek IB I Palembang. Pengakuan mereka baru satu kali, namun akan kita kembangkan lagi. Kita terapkan Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. ®depe

AN