Pegawai Pemprov Sumsel Siap-siap Kecewa. Kenaikan TPP Ditunda. Ini Alasannya!

Wagub Mawardi Yahya. foto/dok

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, dirinya telah memanggil beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melihat evaluasi kerja. Salah satunya keuangan Pemprov Sumsel.

Menurutnya, keuangan Pemprov Sumsel harus dibenahi, mengingat adanya utang Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap kabupaten/kota.

“Baru beberapa hari saya menjabat sudah banyak yang menelepon menagih utang DBH seperti OKI, Prabumulih, Palembang serta beberapa daerah lainnya,” ucapnya saat diwawancarai awak media, Senin (8/10).

Berita Sejenis

Wagub Mawardi Himbau OPD Lakukan Efisiensi

Dengan adanya utang tersebut, Mawardi menilai perlu adanya evaluasi keuangan daerah. Salah satu upaya yaitu dengan menunda setiap program yang bukan prioritas, seperti kenaikan TPP sebesar seratus persen.

“Kenaikan TPP bukanlah skala prioritas. Hal lain yang menjadi prioritas yakni seperti pembayaran listrik, dan lain sebagainya. Kalau kita lebih, baru ngasih orang. Tapi kita saja ada utang,” tegasnya.

Selain itu, Mawardi juga akan mengkaji ulang beberapa kebijakan yang tidak masuk skala prioritas. Pada masa kepemimpinannya ini, dia akan memprioritaskan infrastruktur jalan di daerah-daerah.

“Kami akan terus melakukan evaluasi seiring berjalannya pemerintahan saat ini,” tukasnya. (mbam)

AN