Lagi Mangkal, Penarik Becak Ditikam Tetangga

Korban bersama orangtuanya Sudirman saat melapor di Polresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Mulyadi (35), pria yang keseharian penarik becak ini harus dilarikan ke rumah sakit setelah tangan sebelah kirinya luka akibat ditikam oleh tetangganya sendiri berinisial ON.

Kejadianya terjadi saat Mulyadi sedang menunggu penumpang di depan lorong rumahnya Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Jum’at (5/10) siang.

Berita Sejenis
1 daripada 5

Tak terima dengan peristiwa tersebut, Mulyadi bersama orangtuanya Sudirman (63) melapor ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Sabtu (6/10) pagi.

Diceritakan Mulyadi, kejadiannya berawal dirinya didatangi terlapor bersama ayahnya MN ketika mangkal di tempat kejadian perkara (TKP). Saat lagi mengobrol dengan MN, ON langsung menikamnya dengan pisau.

“Pas saya ngobrol dengan MN, dia (terlapor) langsung menikam ke arah perut. Beruntung saya cepat menangkisnya, sehingga hanya mengenai tangan sebelah kiri,” jelas Mulyadi.

Usai menikam, lanjutnya, terlapor langsung melarikan diri dengan motornya. “Cuman satu kali pak. Sudah nikam saya, dia langsung kabur dengan motornya,” kata Mulyadi seraya menahan sakit di tangannya.

Ia menjelaskan, terlapor marah dengannya lantaran menyangka Mulyadi menampar cucu MN. “Dia salah sangka, dikiranya saya menampar cucu dia. Padahal tidak sama sekali. Kami memang pernah ribut, tapi sudah lama dan sempat didamaikan,” cetusnya.

Ditambahkan Sudirman, dirinya sempat adu jotos dengan MN saat akan melihat Mulyadi yang dikabarkan ditikam oleh ON.

“Saya dapat kabar dari tetangga bahwa Mulyadi ditikam. Jadi langsung ke depan lorong. Pas di jalan ketemu MN. Dia (MN) memukul anak lelaki saya, tapi tidak kena. Saya terbab dan kami bergulat,” tuturnya.

Akibat baku hantam itu, Sudirman mengalami luka di bagian siku sebelah kanan dan pelipis mata. “Saya juga sudah minta visum di rumah sakit. Kami tidak senang, makanya lapor polisi,” terangnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Sudah diterima, masih proses pemeriksaan saksi,” pungkasnya. (depe)

AN