MUBA19

Jadi Korban Gempa Palu, Begini Kondisi Pasha ‘ungu’

Pasha Ungu

KORANKITO.COM – Pasha salah satu dari warga di Palu yang menjadi korban gempa dan tsunami. Akibat kejadian tersebut, rumah dinas yang ditempat Pasha retak. Beruntung tak sampai hancur, namun Pasha dan istri memilih tinggal di tempat pengungsian ketimbang kembali ke rumah.

“Alhamdulillah ayah sehat-sehat saja, tadi juga dapat foto dari mami (Adelia Pasha), kalau kemarin malam itu ayah sama mami tidur di tenda karena rumahnya retak, takutnya nanti kalau ada gempa susulan rumahnya roboh,” kata Kiesha Alvaro, putra sulung Pasha Ungu.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Rupanya Pasha mengajak istrinya, Adelia Wilhelmina, tidur di pengungsian bersama korban lainnya, karena takut terjadi gempa susulan yang bisa membuat rumahnya runtuh.

“Iya karena kata mami kalau tidur di dalam takutnya ada gempa lagi terus keluarnya susah, jadi ya sudah tidur sama korban gempa yang lain,” lanjutnya.

Untuk memastikan kondisi Pasha, Okie Agustina dan Kiesha Alvaro melalui sambungan video kepada Adelia menanyakan kondisi mereka dan juga keadaan di Palu pasca gempa.

“Kamu gimana? Kok nggak ada kabar?” kata Okie, mantan istri Pasha.

“Iya nggak ada lampu tidur di tenda, tadi disuruh pulang sama ayah naik pesawat Hercules. Tapi mami nggak mau, mau nemenin ayah di sini, kasihan ayah,” jawab Adel.

“Terus kondisi di sana gimana? Masih gempa?” tanya Okie.
“Iya masih gempa,” jawab Adel.
Tapi sayangnya, Keisha tak bisa berkomunikasi langsung dengan sang ayah. Saat itu Pasha masih sibuk mencari korban yang hilang, serta membantu penguburan massal korban yang meninggal dunia. (O tri/mbam)