Indra Sjahfri Hadir Di Palembang, Gelar Coaching Clinic Sepak Bola Usia Muda

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Siapa yang tak kenal dengan Indra Sjahfri, Pelatih yang sukses mendidik timnas U-19 ini, menjadi pelatih yang dipercaya untuk membidik anak usia muda dalam mengembangkan bakat di dunia sepakbola.

Yah kali ini Indra Sjahfri harus berhadapan bukan hanya dengan puluhan anak asuh saja, tetapi ratusan peserta yang terlihat antusias mengikuti program yang bertema Coaching Clinic

Diakui Indra Sjahfri, Sebagai seorang pelatih yang profesional, Ia sangat tertarik dengan dengan pembinaan usia muda, apalagi saat ini banyak sekali yang tertarik menggeluti dunia sepakbola.

“kegiatan hari ini sendiri adalah coaching clinic dengan para pelatih dimana nanti kita akan melakukan sesi praktek di lapangan untuk anak-anak usia 6, 12, 13, 15 tahun. Jadi ada dua sesi, praktek dan teori. Teori dilaksanakan di kelas, jadi dalam usia muda ada tiga hal pokok yang perlu diperhatikan. Pertama basic sepakbola, seperti dribble dan mengontrol bola yang baik.” Kata Indra

Dikatakan Indra, pembelajaran yang Ia berikan dilakukan dengan sistem permainan. Karena Potensi anak muda saat ini sangat berpeluang besar. Indra juga merasa sangat bangga, dengan skill yang dimiliki usia belia.

“Lihat kemampuan anak-anak sekarang, dibuktikan dengan timnas muda di u-16. Dimana mereka sedang berjuang untuk lolos di fase grup. Secara mendasar pembinaan usia dini tidak ada kesulitan mendalam. Namun kita harus tahu pasti karakteristik anak-anak usia muda seperti mereka. Supaya kita bisa memperlakukan mereka dengan baik, karena kita tidak hanya mengajarkan sepak bolanya saja, tapi bagaimana ber attitude yang baik, pengetahuan tentang gizi dalam sepak bola, tentang fairplay, dan banyak lain juga yang harus kita supervisi,” ujarnya saat melakukan paparan program Coaching Klinik di Stadion Bumi Madya Sriwijaya, Kamis (27/09/18) sore.

Dijelaskan Ariyadi Purwanto sebagai Kepala Divisi Penjualan PT. Pegadaian Persero di Kantor pusat, program ini mencakup lingkup literasi keuangan. Dimana pegadaian sebagai BUMN, memiliki tugas dari pemerintah melalui OJK.

“Dan kali ini kita sasarannya di usia muda pecinta bola. Bola akrab terdengar dan begitu aware. Disandingkan dengan program tabungan emas pun cocok. Bola sekarang sangat populer sekali tidak mengenal kelas-kelas tertentu. Kemudian timnas kita juga sedang berprestasi. Jadi melalui kegiatan ini kami coba melatih sumberdaya muda, intinya hari ini pertimbangannya untuk ke masyarakat. Kami memberi pancingan bagi yang mempunyai bakat,  dan mereka bisa mengembangkannya sendiri.” Jelasnya.

Senada dengan Ariyadi. Deputi Bisnis Area Palembang, Tun imanuddin pun menambahkan, melalui coaching clinic kami ikut mensosialisasikan bagaimana tabungan emas di Pegadaian. Karena pegadaian memiliki tujuan mencari uang dan nama baik.

“Usia muda adalah masa-masa bergairah. Dan pembinaan sepakbola sangat sesuai. Seiring kegiatan coaching clinic, pegadaian sekalian memperkenalkan tabungan emas, dan kita fokus kenalkan ke anak-anak. Kita mencoba memberikan arahan kepada generasi muda, agar mereka tahu jika investasi itu penting, serta membiasakan diri untuk menabung.” tambahnya. (nissa/mbam)

AN