PTUN Palembang Tolak Gugatan RM Ishak

Sidang putusan PTUN Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang menolak gugatan penggugat RM Ishak dengan tergugat KPU Sumsel dan tergugat intervensi pasangan Cagub dab Cawagub Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya.

Hal ini dapat setelah Ketua Majelis Hakim Firdaus Muslim membacakan putusannya dalam sidang keputusan perkara dengan nomor register 39/G/PTUN.PLG di ruang sidang PTUN Palembang, Rabu (26/9) sekitar pukul 13.00.

Menurutnya, objek sengketa adalah keputusan KPU Sumsel nomor 1/PL.03.3 -Kpts/16/II/2018 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel. Lampiran keputusan nomor 1/PL.03.3-Kpt/16/Prov/II/2018 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel tahun 2018 khusus nomor urut 2 atas nama Cagub Herman Deru dan Cawagub Mawardi Yahya.

“PTUN Palembang tidak berwenang menyelesaikan perkara ini. Mengenai kompetenso obsolute terhadap gugatan penggugat tidak diterima yang  mempermasalahkan obyek sengketa. Bukan wewenang PTUN Palembang. Oleh karena itu, penggugat wajib membayar biaya perkara Rp332 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Penggugat RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah mengatakan pihaknya akan melakukan banding di PTUN Medan. “Mulai detik ini, kami menyatakan akan  banding di PTUN Medan untuk mengadili perkara ini,” jelas Alamsyah.

Sedangkan Kuasa Hukum Tergugat Intervensi Herman Deru-Mawardi Yahya yaitu Rizal Harlubis mengungkapkan pihaknya siap apabila harus ke Medan. “Mau banding itu hak mereka. Kami dari tergugat intervensi akan melakukan upaya hukum dan siap,” pungkasnya. (depe)

AN