Dor! Perampok Toko Emas di Sayangan ‘Pincang’

Tersangka saat diamankan di Polresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Usman (40), satu dari dua pelaku perampokan toko emas Sinar Mas ini harus berjalan pincang setelah pelor petugas Unit Pidum dan Tim Tekab Polresta Palembang bersarang di kaki kanannya.

Ia ditembak lantaran melawan serta berusaha kabur ketika ditangkap di kediamannya Jalan Panca Usaha, Lorong Palopa, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kamis (20/9) sekitar pukul 13.00.

Berita Sejenis
1 daripada 19

Ditemui di ruang Pidum Satreskrim Polresta Palembang, Usman berkilah terlibat aksi perampokan tersebut. Ia mengatakan ketika itu dirinya bertemu dengan pelaku utama berinisial MB saat menyeberang ke Dermaga 7 Ulu.

“Bukan saya pak. Kami hanya barengan naik ketek ke Dermaga 7 Ulu dari Pasar 16 Ilir. Saya tidak tahu kalau habis merampok. Memang tangannya luka, tapi katanya habis berkelahi,” ujar pria yang bekerja sebagai buruh panggul ini.

Setiba di Dermaga 7 Ulu, lanjut Usman, dia bersama MB naik bentor mengarah ke kawasan 12 Ulu, Kecamatan SU II Palembang. “Pas di sana, saya diberi gelang emas. Saya tidak tahu gelang itu dari mana. Hanya disuruhnya diam,” kata Usman.

Kakek dua cucu ini menambahkan, gelang emas yang diberikan MB telah digadaikan kepada tetangganya seharga Rp700 ribu. Uangnya telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya benar-benar tidak tahu kalau gelang emas itu hasil merampok pak. Sumpah pak, saya tidak tahu dan tidak terlibat dengan perampokan itu pak. Saya memang biasa mangkal di Pasar 16 Ilir dan kerja di sana,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Pidum Iptu Tohirin membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku perampokan toko emas.

“Penangkapan hasil penyilidikan anggota usai menerima laporan dari korban. Analisa sementara tersangka yang kita amankan ini ikut terlibat dengan peran mengawasi situasi sekitar lokasi,” cetus Yon.

Yon menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna meringkus pelaku utamanya. “Barang bukti ada yang kita amankan. Kita masih mengejar pelaku utamanya, untuk itu kita imbau segera menyerahkan diri,” tegas Yon. (depe)

AN