Dituduh Jual Anak, Martin Bacok Tetangga Hingga Nyaris Tewas

Gelar perkara dan barang bukti di Polda Sumsel. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Berdalih kesal lantaran dituduh menjual anak, Anjar Raditya alias Martin (27) nekat membacok tetangganga Candra Saputra alias Chen (28) hingga nyaris meninggal dunia.

Atas ulahnya, Martin menginap di sel tahanan. Ia ditangkap anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel di seputaran rumahnya di Kampung Bugis, Jalan HM Saleh, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Berita Sejenis

Mabuk Berat, Sopir Aniaya Kekasih

Kesal Dipalak, Ondok Habisi Nyawa Tetangga

1 daripada 45

Berdasarkan data dihimpun, kejadiannya berawal ketika Martin mendengar cibiran tetangga lainnya yang mengatakan bahwa dirinya yang menculik anak hilang di seputaran tempat tinggalnya. Mendengar perkataan itu, pelaku langsung mencari korban.

Tersangka yang sudah tersulut emosi menunggu Candra melintas di depan rumahnya. Tak lama berselang, korban pun lewat dengan berjalan kaki dan dipanggil oleh Martin. Ia langsung menebaskan parang yang sudah dibawanya.

“Saya kesal dan tersinggung sama dia pak. Saya dituduh jual anak orang. Jadi, pas dia pulang kerja saya tunggui dan langsung bacok saja,” ungkap Martin saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolda Sumsel.

Ia menjelaskan, sebelum membacok korban dirinya terlebih dahulu menenggak minuman keras. “Saya minum tuak, biar berani membacoknya,” tambah Martin.

Sementara itu, Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan penangkapan tersangka berawal dari laporan korban. “Sudah kita amankan. Motifnya selisih paham, tersangka tersinggung karena dituduh menculik dan menjual anak,” jelasnya.

Atas ulahnya itu, tersangka dijerat Pasal 351 Ayar 2 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. (depe)

AN