Belum Terima Bayaran, Jessica Iskandar Malah Merasa Diperas

Erick iskandar dan Jessica Iskandar

KORANKITO.COM – Tudingan penggelapan uang yang dialamatkan pada Erick Iskandar rupanya menyeret nama besar Jessica Iskandar sebagai adik. Sebagai duta merek sebuah produk kecantikan, Jessica mengaku belum menerima honor sepeserpun. Jangankan mengambil uang Rp 464 juta seperti yang dituduhkan, yang ada Jessica merasa diperas.

“Nggak tahu juga, aku sebenarnya nggak tahu jelasnya, rincinya pasti harus tanya sama Erick. Aku sebagai nama aku yang dipakai juga bingung. Selama ini aku sudah kerjain, promosi, pakai barangnya, bantuin promosikan ke teman-teman artis, tapi ya selama ini belum dibayar dari pihak partner.

Kalau sekarang tiba-tiba terjadi begini, aku juga menyayangkan sekali kalau nama besar Jessica digunain untuk diperas uangnya,” ungkap Jedar ditemui di PIK, Jakarta Utara, Sabtu (15/9).

“Setiap masalah punya dua cerita beda, pihak A dan B. Kalau aku sendiri menyayangkan karena aku belum terima sepeserpun, tapi sudah dimintain uang. Barang dan uang hasil jualan masih ada, belum dibagi, sedangkan dia tiba-tiba langsung ngelakuin hal bisa dibilang pemerasan, jadi sangat disayangkan sekali,” lanjutnya.

Sementara itu, Erick dengan tegas membantah tudingan tersebut lewat sejumlah pernyataan yang ia bacakan dihadapan awak media.

“Perlu saya jelaskan bahwa saya sampai detik ini saya tidak pernah menerima uang sepeserpun dari pihak sana. Justru saya sudah mengeluarkan uang cukup banyak untuk kegiatan promosi dan melakukan penjualan produk,” kata Erick.

“Kalau ada yang merasa dirugikan, lakukan gugat perdata bukan melakukan kriminalisasi terhadap saya karena untuk masalah ini justru saya merasa dirugikan dengan pencemaran nama baik saya dan saya akan proses ini semua,” lanjutnya.

“Saya menduga ini upaya pemerasan. Pihak sana tidak mau merugi dalam menjalankan sebuah bisnis. Mereka hanya ingin meraih keuntungan dan tidak menghiraukan biaya-biaya yang sudah saya keluarkan,” sambung Erick.

“Saya siap diaudit untuk masalah ini karena semua laporan lengkap. Uang penjualan dan barang ada. Tidak ada penipuan atau penggelapan masalah ini. Barang ada kok minta uang? Kenapa tidak minta barang? Artinya ini apa?” ucap Erick.

Atas tudingan yang sangat merugikan ini, Erick didampingi pengacara siap melakukan upaya hukum. Bukan tak mungkin gugatan perdata dan pidana akan dilakukan, namun Erick bersedia damai jika ada kesepakatan.

Sebelumnya wanita bernama Martin Pratiwi menuding Erick menggelapkan uang miliknya. Antara Erick dan Martin terlibat kerja sama penjualan kosmetik dan keuntungan yang diperoleh akan dibagi dua. Tapi pada kenyataannya Martin tak mendapat uang dan membuka masalah di hadapan publik. (O tri/mbam)