Komplotan Maling Alat Escavator Dibekuk Polisi

Tersangka Hendri saat diperiksa oleh polisi dan dua tersangka lainnya. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Tiga spesialis pencurian onderdik alat berat berhasil dibekuk Unit Hunter Satreskrim Polresta Palembang. Ketiganya yakni Hanif (18), Rendi (22) warga Kecamatan IT II Palembang dan Hendri (43) warga Musi Banyuasin.

Berdasarkan data dihimpun, ketiga pelaku ini sudah beberapa kali melancarkan aksinya. Terakhir di Jalan Jendral Sudirman tepatnya kolam reterensi samping Rumah Sakit Muhammad Huesin (RSMH) Palembang, Kecamatan Kemuning, Kamis (13/9) malam.

Berita Sejenis
1 daripada 31

“Sudah empat kali pak, di Jalur, Km 12, Talang Keramat dan terakhir di Sekip. Kami melakukan biasanya bereempat pak, satunya lagi UD belum tertangkap,” jelas Hendri saat ditemui di ruang Pidum Polresta Palembang, Sabtu (15/9) pagi.

Ia menjelaskan, sebelum beraksi ia bersama komplotan terlebih dahulu memantau lokasi. Setelah dinyatakan aman, barulah Hendri melancarkan aksinya mengambil alat escavator dengan cara memotong kabel yang tersambung ke onderdil menggunakan tang.

“Kami jual di Jakarta pak, dengan mengirimnya lewat jasa pengiriman barang. Harganya tergantung kondisi barang dan merek alat berat itu. Kalau yang kemarin dijual Rp1,2 juta. Uangnya kami bagi berempat, saya dapat Rp450 ribu,” tambahnya.

Sementara Hanif membantah dirinya terlibat aksi pencurian itu. Ia mengatakan hanya mengantar dan menjemput Hendri. “Saya tidak tahu kalau dia mencuri. Saya dimintai untuk mengantarkan ke lokasi, setelah itu saya pulang dan menjemputnya lagi,” tuturnya

Ditambahkan Hanif, dirinya hanya mendapatkan uang sebesar Rp100 ribu dari hasil penjualan onderdil alat berat tersebut. “Uangnya sudah habis saya gunakan untuk makan dan membeli rokok pak. Kalau yang mengawasi lokasi, itu Rendi pak,” jelasnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompop Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin mengungkapkan tersangka diamankan berawal dari laporan korban Junaidi (53) warga Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

“Setelah menerima laporan korban, Unit Hunter langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga pelaku. Satu pelaku lagi sedang dalam pengejaran polisi. Saat ini ketiganya masih jalani pemeriksaan. Kita terapkan Pasal 363 KUHP,” pungkasnya. (Depe)

AN