Lagi, Buser Polsek Kemuning Tembak Pelaku Curanmor

Tersangka saat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Hanya berselang satu hari, jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kemuning Palembang kembali memberikan tindakan tegas kepada pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kali ini, dialami Robby (20) warga Jalan AKBP H Umar, Kecamatan Kemuning, Palembang. Ia ditembak aparat kepolisian lantaran berusaha melawan serta kabur ketika akan ditangkap di seputaran tempat tinggalnya, Kamis (6/9) siang.

Berita Sejenis

Berdasarkan data dihimpun, Robby mencuri motor milik Ricardo (19) di Jalan Perikanan III, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang, Minggu 22 Juli 2017 sekitar pukul 15.00. Dimana ketika itu korban sedang bermain warnet di lokasi tersebut.

Kemudian pelaku berniat meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk pulang ke rumah. Namun karena tidak dipinjamkan korban, Robby nekat mengambil kunci kontak motor yang diletakan Ricardo di atas meja di sampingnya.

Ketika itulah, tersangka langsung membawa kabur motor Yamaha Jupiter Z dengan nopol BG 2171 AAW milik korban. Sehingga Ricardo pun membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kemuning Palembang.

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing didamping Kanit Reskrim Ipda Arian mengatakan, penangkapan itu bermula dari pihaknya menerima informasi bahwa pelaku sudah pulang ke rumah dari pelariannya dan langsung melakukan penangkapan.

“Tersangka sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kita. Usai menerima informasi itu, kita bergerak cepat melakukan penggerebekan. Namun R melawan sehingga kita berikan tindakan tegas,” kata Robert ketika dikonfirmasi di RS Bhayangkara Palembang.

Selain tersangka, turut diamankan barang bukti berupa yang dicurinya. “Saat ini masih dilakukan pengembangan, diduga masih ada TKP lainnya. Kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun,” tuturnya.

Sedangkan tersangka Robby mengungkapkan selama buron dirinya bersembunyi di Jambi. “Iya pak. Saya ambil kuncinya saat korban lengah. Motornya saya gadaikan di kawasan Tangga Buntung, setelah berlari ke Jambi pak,” pungkasnya. (depe)

AN