PKL BKB Polisikan Dua Oknum Sat Pol PP Palembang

Korban ketika membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Kasus penganiayaan diduga dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang kembali terjadi. Kali dialami dua pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) yakni Maryana dan Susilawati.

Tak terima kejadian itu, kedua korban mendatangi Mapolresta Palembang, Kamis (21/8/2018) sekitar pukul 21.00 untuk melaporkan AL dan DR oknum Satpol PP Kota Palembang yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap keduanya.

Berita Sejenis
1 daripada 47

Kepada petugas seperti dalam laporannya, Maryana mengatakan kejadiannya terjadi Kamis (30/8/2018) sekitar pukul 17.00. Dimana berawal ketika dirinya bersama Susilawati berjualan di BKB tepatnya depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Kemudian, datang AL dan DR yang melakukan penertiban pedagang kaki lima di lokasi. Belum diketahui penyebab yang pasti, terlapor dan korban terlibat cekcok mulut yang berujung penganiayan terhadap Maryana serta Susilawati.

“Saat menertibkan itu, mereka menendang dan menyeret kami hingga mengalami luka memar di bagian kaki serta tangan,” ungkap wanita yang tinggal di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Mutiara I, Kecamatan SU I Palembang ini.

Ia berharap dengan adanya laporan tersebut, pihak kepolisian dapat menangkap terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kami tidak senang dengan perbuatan mereka, makanya milih lapor polisi,” cetus Maryana.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Hariyadi membenarkan pihaknya sudah membuat laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporannya sudah diterima, masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (depe)

AN