Pastikan Penutupan Asian Games di Palembang Meriah. Ini Pesan Alex Noerdin

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Walaupun Closing Ceremony (Penutupan) Asian Games XVIII tahun 2018  terpusat di Jakarta, namun Palembang sebagai salah satu tuan rumah juga tak mau ketinggalan menggelar acara penutupan yang meriah demi memberi kesan manis bagi para atlet dan official sebelum kembali ke negaranya masing-masing. Gubernur Sumsel Alex Noerdin bahkan memastikan penutupan  hari Minggu tanggal 2 September tersebut di Palembang tak kalah meriah.

Rencananya, acara penutupan di Palembang akan dipandu pembawa acara top ibukota Daniel Mananta dan Melaney Ricardo. Penutupan ini dibuka dengan penampilan tari tradisional Ya Saman dengan 100 orang penari, kemudian penampilan sejumlah artis seperti Firza Husein, JKT48, Steven and Coconut Treez, serta dipenghujung acara akan ada penampilan DJ Yasmin dan DJ Nicole Chen dari Singapura.

Selain menghadirkan sejumlah artis, acara yang dikemas dengan konsep Farewell Night ini akan memanjakan atlet, official dan tamu undangan dengan sederet menu santap malam yang terus mengalir seperti Kambing Guling, Martabak Mesir, dan lainnya.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin beserta rombongan meninjau persiapan acara penutupan Asian games 2018 di jakabaring sport city
Berita Sejenis
1 daripada 16

Panitia penyelenggara closing ceremony bersama Inasgoc dan Pemda Provinsi Sumatera Selatan sudah melakukan rapat bersama membahas persiapan dan review konsep acara yang akan digelar pukul 16.00 Wib hingga tengah malam itu. Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin di gedung Headquarter Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Kamis (30/8).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyoroti sejumlah persiapan seperti terkait keamanan, kenyamanan atlet dan tamu undangan, hingga pematangan konsep acara dengan memberikan sejumlah saran dan masukan.

“Yang pertama mau saya tanyakan gimana kalau hujan karena acara dilaksanakan ditempat terbuka. Harus ada langkah antisipasi yang bisa menjamin. Kemudian, masalah keamanan harus dikoordinasikan dengan baik, tamu undangan harus diperiksa barang bawaannya dan yang masuk hanya yang membawa undangan,” tegas Alex.

“Kemudian tadi dijelaskan kalau akan disajikan sejumlah menu makanan yang terus mengalir yang artinya gak habis-habis. Saya minta, kalau sudah di konsep begitu ya makanan harus ngalir terus sepanjang acara jangan sampai baru 2 jam sudah habis,” lanjutnya.

Menurut Alex Noerdin, apa yang sudah dilakukan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games sudah sangat luar biasa. Bahkan, Alex mengakui sangat terharu dengan semangat seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang turut mensukseskan event olahraga internasional ini di Palembang. Untuk itu, Alex Noerdin mengharapkan acara closing ceremony dapat memberikan kesan yang baik kepada para atlet, official dan tamu undangan.

“Saya ikut opening kemarin di GBK memang sangat luar biasa, tapi penonton saja susah mau cari minum. Saya minta di Palembang tidak begitu, kalau bisa volunteer dan satgas yang terlibat di Asian Games juga diundang,” pinta Alex.

Sementara itu, Staf Khusus Ketua Umum Inasgoc Nirmala Dewi mengatakan, para tamu undangan baik dari masyarakat umum sebanyak 1.500 orang ditambah atlet, official, volunteer dan satgas lainnya akan dianggap sebagai bintang yang terlibat di Asian Games 2018.

Hal itu yang mendasari ide penambahan atribut yang menyala di kegelapan (glowing) bagi seluruh tamu undangan yang hadir. Sehingga suasana pesta bertabur bintang akan lebih terasa di malam closing ceremony nanti.

“Semua tamu undangan akan diberi atribut-atribut yang glowing di malam hari seperti kaca mata, gelang, kalung, bando dan lainnya. Lokasi acara masih sama dengan pembukaan kemarin di Plaza Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kita berharap acara penutupan ini dapat memberikan kesan meriah dan gembira kepada semua hadirin,” pungkasnya. (mbam)

AN