Copet Pasar 16 Ilir Babak Belur Diamuk Massa

Pelaku ketika diamankan di Polresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Aan Budiman (34) harus babak belur diamuk massa usai kepergok mencopet ponsel milik Yuni (22) di Pasar 16 Ilir, tepatnya di kawasan Lorong Basah, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Kamis (9/8/2018) sekitar pukul 15.00.

Beruntung, petugas kepolisian Satlantas Polresta Palembang yang bertugas di Bundara Air Mancur Masjid Agung cepat tiba di lokasi kejadian dan menggelandang Aan ke Mapolresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Sejenis

Pelajar SMP Dicopet dalam Angkot

Terlelap Tidur, Dompet Raib dalam Bus Malam

1 daripada 9

Menurut keterangan kakak ipar korban Irwan (24), kejadiannya berawal ketika ia bersama korban membeli topi di tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat resliting tas Yuni sudah terbuka. Setelah diperiksa, ternyata ponsel korban di dalam tas sudah hilang.

“Saya langsung melihat pelaku masukan ponsel ke dalam jaketnya, saya kejar dan menangkapnya. Ketika diperiksa memang benar ponsel adik ipar saya ada denyan dia,” ungkapnya saat ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang.

Ia mengatakan, warga sekitar lokasi langsung menghadiahi pelaku dengan bogem mentah. “Saya langsung membawanya ke pos polisi untuk mengamankannya dari amukan massa pak. Saya harap dia dihukum agar jera,” tambah Irwan..

Sedangkan tersangka Aan berkilah sudah mengambil ponsel korban. Ia mengatakan ponsel korban terjatuh dan diambilnya. “Saya dituduhnya mencuri pak. Padahal ponsel korban terjatuh sendiri. Sumpah saya tidak mencuri,” ungkapnya.

Sementara itu, KA SPKT Polresta Palembang Ipda Haidir membenarkan pihaknya sudah mengamankan satu oranh diduha pelaku pencurian. “Sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh petugas Reskrim,” turup Haidir. (depe)

AN