Shabu Seberat 500 Gram Gagal Edar Di Musirawas

Dua tersangka pengedar shabu dan barang bukti 500 gram shabu diamankan di Polres Musirawas

MUSIRAWAS, KORANKITO.COM-Shabu senilai Rp 500 juta atau sekitar 500 gram dipastikan gagal edar.  Setelah dua bandar besar yakni Alexander (31) warga Desa Surulangun Kecamatan Ulu Rawas dan Herman Sawiran (46) warga Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara ditangkap aparat dari Satnarkoba Polres Mura.

Penangkapan kedua tersangka yang dinilai licin ini berawal ketika aparat melakukan pengintaian selama dua bulan.  Beruntung Senin (30/7) sekitar pukul 14.00 Wib aparat Satnarkoba yang mendapat informasi akan ada transaksi narkoba bergerak cepat melakukan penangkapan.

Tersangka Alexander yang saat itu tengah melintas dijalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Lawang Agung Kecamatan Muara Rupit dengan mengendarai Honda Jazz warna Silver dengan Nopol BG 1707 OG.  

Rupanya gerak para aparat diketahui tersangka dan sempat kejar-kejaran dengan aparat dan akhirnya berhasil dihentikan.Saat digeledah ditemukan satu kantong plastik hitam yang didalamnya terdapat 5 kantong plastik transparan berisi shabu seberat 500 gram yang diletakkan diatas jok depan bagian kiri.

Dari hasil pemeriksaan tersangka Alexander mengaku kalau mengambil barang haram tersebut dari tersangka Herman Sawiran.Usai mendengar pernyataan Alexander aparat bergerak cepat melakukan penangapan tersangka Herman Sawiran dikediamannya tanpa perlawanan.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro menjelaskan kalau kedua tersangka merupakan bandar besar dan sudah meresahkan masyarakat.  Kedua tersangka mengambil shabu dari bandar besar dari Aceh.

“Dengan ditangkapnya kedua tersangka dengan BB 0.5 kg berarti kita sudah menyelamatkan 2.000 jiwa dari bahaya penggunaan narkoba,” jelasnya.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Mura.

“Saya berharap peran aktif masyaraat, bila mengetahui ada peredaran narkoba segera laporkan ke aparat berwajib.  Karena peran aktif masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba sangat penting,” pungkasnya. dhia/mbam

AN