Terungkap! Oknum TNI Diduga Terlibat Kerusuhan Pilkada Empatlawang

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.foto/dok.

Palembang, – Seorang oknum TNI diduga terlibat kerusuhan antara tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Kabupaten Empatlawang yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Ia mengatakan, dari lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dua diantaranya merupakan kepala desa (Kades) yakni berinisial P dan A.

Berita Sejenis
1 daripada 31

“Dari kelima tersangka ini, empat yang kita tangani. Sementata satu tersangka lainnya bukan ranah kita, sebab ditangani langsung oleh TNI,” ungkap Zulkarnain ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (23/6/2018) siang.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengembangan dengan memeriksa pasangan nomor urut dua Joncik Muhammad dan Yulius Maulana. Pemeriksaan itu, rencananya akan dilakukan pada Senin (25/6/2018) nanti.

Seharusnya, lanjut Kapolda, pemeriksaan terhadap pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Empatlawang ini dilakukan pada Kamis (21/6/2018) tadi, namun karena paslon ada agenda pemeriksaan harus diundur.

“Ada informasi, jika timses dari paslon nomor urut 2 juga memiliki senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) saat kerusuhan terjadi. Tetapi, para tersangka yang kita periksa ini belum mau menyebutkan nama-namanya,” ucap Zulkarnain.

Zulkarnain juga mengatakan, penembakan yang menyebabkan satu orang dari timses paslon nomor urut 2 tewas dilakukan oleh massa timses paslon nomor 1.

“Yang kena bacok dan yang menembak sampai mati pelakunya dari timses nomor 1. Semuanya nanti kita periksa, Senin nanti paslon nomor 2 kita panggil dulu untuk dimintai keterangan,” tambahnya.

Terkait dugaan keterlibatan oknum TNI, Pangdam II Sriwijaya Mayjen AM Putranto mengatakan, mereka sedang melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Masih dugaan, kita periksa dulu. Apabila terlibat dan tidam netral, akan saya pecat. Tidak ada toleransi apapun. TNI harus netral,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN