Bisa Dipercaya

Galakkan Sektor Wisata Unggulan di Bumi Sebiduk Semare

Air terjun Temam. Foto/dhia

LUBUKLINGGAU-Kota Lubuklinggau terletak dibagian paling barat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Letak strategis daerah berslogan Bumi Sebiduk Semare ini menjadi jalur perlintasan menuju beberapa kabupaten/kota dan provinsi tetangga. 

Minimnya sumber daya alam (SDA) yang dapat digali dan dijadikan tambahan pendapatan asli daerah (PAD) membuat pemerintah setempat harus berpikir ulang mencari alternatif lain. Potensi sebagai kota jasa, perdagangan dan wisata alam dan buatan menjadi salah satu produk unggulan dalam peningkatan PAD. 

Berita Sejenis
1 daripada 24

 

Foto/dhia

Terbukti jika ditahun 2013 Pendapatan Asli Daerah yang masuk sekitar Rp 36 miliar, maka diakhir tahun 2017 meningkat tajam sekitar Rp 114 miliar.

Foto/dhia
Foto/dhia

Dari berbagai macam potensi obyek wisata yang ada, obyek wisata Bukit Sulap, Air Terjun Temam dan obyek wisata religi Masjid Agung Assalam menjadi acuan pengembangan sektor pariwisata. Dimana berbagai sarana prasarana pendukung pariwisata terus dibangun Pemkot Lubuklinggau.

Masjid Agung Assalam Lubuklinggau.Foto/dhia

Untuk Masjid Agung Assalam, perombakan cukup besar dilakukan oleh pemerintah guna mempercantik masjid terbesar diwilayah ini. Mulai dari menggabungkan jadi satu Lapangan Merdeka dan Masjid Agung Assalam menjadi satu kompleks, taman kurma, menyulap perwajahan masjid seperti Masjid Nabawi, air mancur menari, kantin dhuafa, menara kembar, areal parkir yang luas dan tempat wudhu serta toilet yang refresentatif untuk kenyamanan umat muslim melaksanakan ibadah di Masjid Agung.

Air terjun Temam alias ‘mini Niagara’ Lubuklinggau

Kemudian obyek wisata Air Terjun Temam terbilang sudah cukup lengkap, pemerintah setempat sudah melengkapinya dengan lampu sorot warna-warni, water boom, memperbaiki jembatan gantung, sarana parkir, warung dan anak tangga menuju dasar air terjun.

Ada yang menyebut air terjun ini adalah air Terjun Niagara mini yang ada di Amerika Serikat. Bentuknya memanjang dan mirip tirai. Air Terjun Temam terbentuk secara alami memiliki bentuk memanjang dengan tinggi sekitar 12 meter dan lebar 25 meter. Keunikan batu yang berbentuk celah dan melengkung dibawah air terjun ini banyak dimanfaatkan oleh pengunjung yang duduk-duduk sambil menikmati sensasi jatuhnya air dihadapan mereka.

Objek Wisata Bukit Sulap Lubuklinggau. Foto/dhia

Selanjutnya, obyek wisata Bukit sulap merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Sebelat. Dari ketinggian 700 meter diatas permukaan laut, matahari terbit dan terbenam bisa disaksikan dari puncaknya.

Bukit Sulap sendiri hanya sekitar 2 km dari pusat Kota Lubuklinggau, pemandangan alam nan indah dan cuaca sejuk menjadi ciri khasnya. Dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk mencapai puncak Bukit Sulap dengan berjalan kaki, melewati jalan berbatu dan tanah.

Foto/dhia

Namun, sekarang juga para pengunjung dapat menikmati fasilitas inklinator menuju puncak Bukit Sulap. Selama perjalanan, pengunjung dapat menyaksikan berbagai jenis tanaman, moyet dan hewan lainnya. Bukit Sulap juga sudah beberapa kali dijadikan ajang Asian Mountain Bike Championship. Ayo tunggu apalagi, segera nikmati keindahan obyek wisata di Kota Lubuklinggau. (korankito.com/adv/dhia/mbam)