Bisa Dipercaya

Disdik Sumsel Digugat! Gabungan LSM Indonesia Sumsel Pertanyakan Keaslian Ijazah Mawardi

Foto/istimewa
Ketua Gabungan LSM Sumsel Aminullah menyerahkan surat yang menuntut pembuktian keaslian Ijazah Mawardi Yahya kepada Kadisdik Sumsel Widodo di Gedung Disdik Prov Sumsel, Kamis (17/5)

Palembang, Sejumlah warga yang tergabung dalam Komite Pimpinan Pusat Gabungan LSM Indonesia Sumatera Selatan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Kamis (17/5/2018) sekitar pukul 11.00.

Maksud kedatangan mereka, untuk mempertanyakan keaslian ijazah Mawardi Yahya semasa sekolah menengah kejuruan (SMK) Pertambangan Palembang. Sebab, mereka menilai ada kejanggalan sehingga diduga ijazah asli tapi palsu (aspal).

Berita Sejenis
1 daripada 2
Kepala dinas Pendidikan Sumsel memberikan penjelasan kepada awak media setelah acara audiensi dengan Gabungan LSM Sumsel yang mempertanyakan keaslian Ijazah Mawardi Yahya. Kamis (17/5)

“Kita mempertanyakan kejelasan ijazah. Banyak terdapat kejanggalan, salah satunya Nomor NIP Ijazah. Bisa dilihat, NIP bapak ini tidak ada. Sedangkan di buku induknya ada,” kata Ismail Kadir dari Aliansi Serikat Pelajar Muslimin Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, dalam penulisan nama Mawardi terlihat bukan tulisan tangan, melainkan tulisan komputer. “Karena awal nama, tulisan tangan. Sedangkan ini tulisan komputer. Masih banyak bukti lainnya yang belum disebutkan,”tuturnya.

Foto/ist

Masih dikatakannya, kedepan pihaknya akan menindak lanjuti dan mengecek kembali apa hasil temuan ini. “Mereka (Disdik) akan mencarikan dimana sekolah itu dan melihat dimana alumninya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo membenarkan teman-teman dari LSM mempertanyatakan keabsahan ijazah dari Mawardi Yahya.

“Saya hanya memiliki dokumen buku induk. Inilah rujukan saya, selebihnya saya harap teman-teman LSM mempertanyakan kepada Forensik untuk mengujinya. Karena hanya ini yang ada di saya tidak lebih,” tuturnya.

Ia mengharapkan, teman-teman semasa sekolah Mawardi segera muncul ke publik, agar permasalahan ini dapat segera terselesaikan..

“Ayo teman-temannya muncul, berikan verifikasi. Kalau benar, tunjukan kebenaranya. Kita bersihkan namanya. Kalau salah, tunjukan juga agar publik tidak kecewa,” ujar Widodo.

Ormas yang tergabung dalam Gabungan LSM Sumsel audiensi dengan Kadisdik Sumsel Widodo di gedung Dinas Pendidikan Sumsel, Kamis (17/5)

Diujung acara audiensi ini juru bicara Gabungan LSM menyatakan tuntutan bahwa Jika Disdik Sumsel tidak sungguh-sungguh menindaklanjuti audiensi kali ini, maka mereka akan datang lagi dengan massa lebih banyak sampai kebenaran ini terungkap. “Kami warga Sumsel berhak mendapat Pemimpin yg bukan abal-abal”. Tutupnya.(korankito.com/depe/mbam)