Ricuh Penukaran Tiket Pertandingan Sriwijaya FC. Penoton Kecewa

Suasan penukaran tiket penonton laga SFC kontra Persipura Sabtu (14/4). Di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Foto/nisa

Palembang-Sejumlah pembeli tiket pertandingan Sriwijaya FC vs Persipura di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (14/04) siang sempat ricuh. Penyebabnya proses penukaran booking dengan tiket asli tidak berlangsung dengan lancar.

Pengelola tiket pertandingan kandang Sriwijaya FC menyediakan dua loket penukaran bookingan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Sementara pemilik bookingan tiket mencapai 10.000. Alhasil hingga jelang pertandingan, masih terjadi antrean dan dorong-dorongan untuk mendapatkan tiket pertandingan.

Rudi, salah seorang pemilik tiket mengaku kesal dengan lambatnya penukaran tiket bookingan. Menurutnya, selaku pembeli dirinya sangat kecewa karena pelayanan tidak maksimal.

“Kita ini sudah beli tiket lewat bookingan, tapi mau ambil tiketnya susah sekali. Kita harus antre lagi dan berdesak-desakan, apalagi waktu pertandingan semakin mepet,” keluhnya.

Senada disampaikan Romli, pembeli tiket bookingan lainnya, dirinya berharap Manajemen Sriwijaya FC mengevaluasi pengelolaan tiket. Sebagai klub besar dan profesional, dirinya berharap Sriwijaya FC dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi penggemarnya.

“Kalau begini jelas kita kecewa. Kita ini beli tiket, bukan gratisan. Harusnya diberi servis lebih,” ulasnya.

Dalam situasi tersebut, nyaris terjadi aksi anarkis. Sejumlah pemilik tiket bookingan mulai merangsek dan mendorong pagar pintu VVIP yang jadi salah satu tempat penukaran. Situasi ini berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga jelang pertandingan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, total tiket terjual menyentuh angka di atas 20.000 lembar. Tiket VIP Rp 10.000, Barat Atas Rp 60.000, Timur Rp 40.000, Utara-Selatan Rp 30.000.

Iwan, pengelola tiket pertandingan kandang Sriwijaya FC menyebutkan, pihaknya memang hanya menyediakan dua loket penukaran tiket di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Penukaran bookingan itu memang pada hari pertandingan dari pagi hingga pukul 13.00 WIB. Padahal sudah kita peringatkan kepada pembeli. Tapi melewati waktu itu, tetap kita layani,” jelasnya.

Iwan menyebutkan, memang animo masyarakat untuk menonton langsung pertandingan kandang Sriwijaya FC vs Persipura sangat tinggi. “Bookingan itu mencapai sekitar 10.000 lembar, jadi sangat banyak,” imbuhnya.

Lebih jauh Iwan mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kejadian tersebut. “Mungkin nanti kita akan lebih tegas agar pembeli tepat waktu dalam menukar bookingan dengan tiket aslinya,” pungkasnya.(korankito.com/nisa/mbam)