Breaking News! Buronan Kasus Pembunuhan Sopir Taksol Dikabarkan Tewas Ditembak Polisi

Kolase korankito.com

Palembang – Buronan Kasus pembunuhan sopir taksi online (taksol) Hengki Sulaiman terpaksa ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap.

Buron terakhir dari 4 tersangka kasus pembunuhan sopir taksol di Kota Palembang, Sumatera Selatan diduga sebagai salah satu otak pelaku.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain saat dimintai konfirmasi mengatakan Hengki ditembak petugas kepolisian karena melawan ketika ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 13.00 WIB Rabu (11/4) dan meninggal saat akan dibawa kerumah sakit setempat.

Dikatakan Zulkarnain, warga Lalan, Musi Banyuasin, itu merupakan buron terakhir. Dia diketahui selalu berpindah tempat tinggal selama dalam pelarian. Bahkan telah mengganti nama agar tak mudah untuk dikenali oleh masyarakat sekitar.

Tindakan tegas terpaksa diambil karena Hengki tak mendengarkan imbauan polisi untuk menyerah. Padahal tiga temannya, Poniman, Bayu, dan Tyas, telah ditangkap. Bahkan Poniman ditembak mati karena melakukan perlawanan saat penangkapan beberapa waktu yang lalu.

Sebagaimana ramai diberitakan, sopir taksol, Try Widyantoro, hilang saat mendapat order penumpang dari Kota Palembang tujuan Kenten Laut Banyuasin pada 15 Februari lalu. Dia ditemukan tinggal tulang oleh Subdit Jatanras setelah menangkap dua pelaku, Poniman dan Bayu, pada Kamis (29/3) malam. (korankito.com/mbam)

Berita Sejenis
1 daripada 2