Bisa Dipercaya

Wabup PALI: Kepala OPD harus memiliki Pemikiran Kreatif

Foto/dharmawan

PALI – Bersama Pemangku Kepentingan, Stakeholder di Tingkat Kabupaten, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2019, bertempat di Gedung Pesos Komperta baru-baru ini.

Musrenbang RKPD PALI ini mengambil tema Pemerataan dan Percepatan Pembangunan Dalam Upaya Peningkatan Layanan dan Pengembangan SDM, guna mematangkan Rancangan RKPD yang disusun berdasarkan Kompilasi Seluruh Rancangan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKSKPD)

Kepala Bappeda Kabupaten PALI Sharon Nasir mengatakan, yang menjadi Prioritas dalam Musrembang tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten PALI memiliki target menurunkan Angka Kemiskinan dari 14,53 persen menjadi 10,3 persen di Tahun 2019 mendatang.

“Pertumbuhan Ekonomi menunjukan Peningkatan sebesar 6,81 persen. Namun Angka Kemiskinan masih tinggi mencapai 14,53 persen. Angka ini, kita targetkan penurunannya hingga 10,3 persen Tahun 2019. Namun, untuk mencapai Target Penurunan Angka Penduduk Miskin di Bumi Serepat Serasan, perlu sinergitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah”, sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony S Kom menambahkan, sangat diperlukan kerjasama seluruh OPD dan Kepala OPD,serta harus memiliki terobosan untuk membuat program baru dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat serta menurunkan Angka Kemiskinan.

“Tingginya Angka Kemiskinan di PALI merupakan salah satu penyebab anjloknya Harga Getah Karet. Karena 80 persen penduduk PALI bergantung pada Hasil Perkebunan Karet. Untuk itu, Kepala OPD harus memiliki Pemikiran Kreatif dalam membuat program. Serta salah satu upaya menekan Angka Kemiskinan adalah mengkreasikan Potensi Lokal serta menyiapkan SDM yang siap bersaing,” tegas Wabup. (Korankito.com/dharmawan/mbam)