Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

foto/depe.

Banyuasin- Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibat ratusan rumah di Desa III, Talang Andong, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin mengalami kerusakan, bahkan tujuh diantaranya rata dengan tanah.

Beruntung musibah angin puting beliung yang terjadi, Senin (2/4) sekitar pukul 14.00 itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, kerugian materil ditaksirkan mencapai ratusan juta rupiah.

Berita Sejenis

Salah satu korban Mursalin menuturkan, saat kejadian ia bersama anggota keluarga yang lain sedang berada di dalam tempat tinggalnya. “Hujannya cukup deras ditambah lagi anginnya kencang sekali,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, lanjutnya, ia mengajak istri beserta kedua anaknya untuk keluar rumah. “Benar saja, ketika kami berada di luar, atap rumah kami melayang terkena angin puting beliung,” tambah Mursalin, Selasa (3/4/) siang.

Ia mengatakan, kejadian itu sempat membuatnya dan keluarga panik dan langsung mencari tempat berlindung yang aman. “Kalau korban tidak ada Pak. Kerugian kami diperkirakan Rp30 juta,” ujarnya sambil menunjukan atap rumahnya yang terpental hingga puluhan meter.

Di sisi lain, Umar Jani mengungkapkan saat angin puting beliung menerjang rumahnya ia sedang tidak ada di kediamannya. Ketika itu, ia sedang bekerja sebagai buruh bangunan tak jauh dari tempat tinggalnya. “Ada anak dan istri saja, kalau saya sedang bekerja,” tuturnya.

Ditambahkannya, anak dan istri sempat tertimpa reruntuhan rumahnya yang roboh akibat sapuan angin. “Tidak ada yang luka, semuanya selamat Pak. Setelah hujan berhenti, mereka (anak dan istrinya) keluar rumah. Jadi pas roboh itu, mereka masih dalam rumah,” cetus Umar.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Rebo Khairul Amri membenarkan peristiwa angin puting beliung itu terjadi di desanya. Ia mengatakan, sedikitnya ada 106 rumah yang mengalami rusak ringan dan enam rumak yang mengalami kerusakan cukup berat.

“Untuk sementara mereka mengungsi di tempat-tempat sanak keluarga atau tetangga sekitar sana. Kita membuka posko bencana angin puting beliung di Kantor Kepala Desa Sungai Rebo. Kalau korban jiwa tidak ada, hanya kerusakan harta benda saja,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN