Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa Bakal Serumah Tanpa Ikatan Pernikahan?

Sandy Tumiwa dan pengacara. Foto/dok

Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa batal damai, konflik mereka berlanjut di pengadilan. Selain soal gugatan hak asuh anak, Sandy yang tak bisa ambil sertifikat tanah di atas rumah yang ditempati Tessa, memutuskan akan tinggal dengan sang mantan istri

Jika dalam beberapa pekan ke depan sertifikat tak kunjung diberikan, maka Sandy akan menetap di rumah yang kini jadi tempat bernaung Tessa.

“Saat ini Sandy kesulitan menjual tanah karena Tessa tak pernah tunjukkan sertifikat aslinya, karena orang yang membeli ini mau lihat sertifikatnya. Ada berita miring yang mengatakan bahwa sertifikat itu digadai oleh Tessa,” ujar kuasa hukum Sandy, Firdaus, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/3).

“Sandy rencananya mau tinggal di rumah Tessa dua minggu lagi. Boleh tinggal, karena Sandy masih punya hak di rumah itu,” lanjut sang pengacara.

Tidak diketahui apakah keputusan tersebut akan disetujui oleh Tessa ataukah malah menimbulkan permasalah baru. Yang pasti, Sandy akan serumah dengan Tessa meskipun tak harus sekamar.

“Kita sudah kabari. Tessa sangat tidak nyaman dengan hal tersebut. Bagaimana pun juga, bertahun-tahun ini yang ngurus rumah kan Tessa, semua biaya untuk rumah itu Tessa yang urus, lalu tiba-tiba dia datang dan mau pakai semua fasilitas yang ada. Kehadiran dia bukan nunjukin masalah, makin baik malah memperkeruh suasana. Nasihat kami, kalau bisa jangan seperti itulah,” ujar Genesy Kaunang, selaku perwakilan keluarga Tessa, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/3).

Lebih lanjut, terkait sertifikat tanah yang katanya sudah digadaikan oleh Tessa, langsung dibantah oleh pengacara serta pihak keluarga. Menurut mereka, sertifikat bisa digadaikan kalau ada persetujuan dari kedua belah pihak.

“Etikanya orang jual-beli itu, kalau ada penjual/penawar ya kita tunjukan. Kalau diduga disekolahkan, itu saya nggak mengerti. Kalau namanya harta bersama atas nama berdua, mana bisa sekolahkan tanpa tanda tangan Sandy, itu nggak mungkin,” tutup Genesy. (korankito.com/O tri/mbam)