Menko Perekonomian Darmin Nasution Ingin Pelabuhan Tanjung Carat Dipercepat

Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam rapat perluasan Pelabuhan Tanjung Carat, Jumat ,(23/3) di Griya Agung Palembang. Foto/dok

Jakarta – Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api (TAA) hingga kini terus dilakukan Pemprov Sumsel. Progres terbarunya yakni, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution untuk membahas usulan perluasan KEK TAA, Jumat (23/3) di Gedung Ali Wardana Jakarta Pusat.

Dalam rapat ini, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin selaku Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Sumatera Selatan menjabarkan soal usulan agar pengembangan KEK TAA terintegrasi dengan Tanjung Carat dengan merevisi PP Nomor 51 Tahun 2014 tentang KEK TAA.

Desain grafis Pelabuhan Tanjung Carar Sumsel. ilustrasi/net
Berita Sejenis
1 daripada 4.028

Seperti diketahui saat ini luas KEK TAA yang ada sebesar 2030 hektare. Sementara agar kawasan ini bisa terintegrasi dengan Pelabuhan Tanjung Carat dibutuhkan lagi perluasan lahan sesuai usulan sebesar 2202 hektare. Selain Pelabuhan, kawasan ini nantinya akan dimaksimalkan untuk daerah industri yang meliputi refinery kilang minyak, petro kimia serta industri pengolahan sawit.

Usai rapat Gubernur Sumsel mengungkapkan pada dasarnya usulan perluasan lahan untuk Pelabuhan Tanjung Carat mendapat respon positif dari Menteri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Tidak ada masalah, kita diminta melanjutkan proses yang sudah ada dan apa yang jadi masalahnya mereka akan bantu. Pak Menteri setuju,  malah beliau mau ini dipercepat. Kalau ini proses ini selesai bisa kita launching,” ujarnya.

Lebih jauh Alex Noerdin mengatakan, pengembangan KEK TAA dan Pelabuhan Tanjung Carat merupakan impian masyarakat Sumsel sejak lama, karena dipercaya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumsel demi terwujudnya kesejahteraan.(korankito.com/mbam)
.

AN