Dituduh Mencuri, Remaja Habisi Nyawa Tetangga

foto/ist.

Lubuklinggau- Tak terima dituduh mencuri getah karet, RP (22) warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas nekat menghabisi nyawa Waluyo (40) yang tak lain masih tetangganya sendiri.

RP menghabisi nyawa Waluyo, Kamis (15/3) lalu bersama kedua rekannya yakni F dan B yang saat ini masih dalam pengejaran Polisi.

Berita Sejenis
1 daripada 48

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri Agus mengatakan penangkapan RP bermula adanya  penemuan mayat Waluyo diduga dibunuh di tengah kebun karet miliknya.

“Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selama 24 jam ditemukan petunjuk dan alat bukti bahwa pelakunya diduga bernisial RP F, Dan B yang tak lain warga desa setempat,” katanya.

Tanpa membuang waktu polisi, langsung melakukan pengerebekan di rumah ketiganya. Namun pengerebekan itu tak membuahkan hasil, karena para pelaku tidak berada dirumah dan telah melarikan diri ke dalam hutan.

“Kemudian kita meminta kepada pihak keluarga untuk menunjukkan persembunyian mereka, karena bila tidak, petugas tak segan melakukan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku,” ungkapnya.

Pihak keluarga, akhirnya bersedia menunjukkan tempat persembunyiannya. Kemudian Polisi bersama keluarga melakukan penjemputan RP dari hutan. “R diamankan dari gubuk tempat persembunyiannya,” katanya.

Usai diamankan RP  dibawa ke Polsek Muara Kelingi untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Hasil pemeriksaan RP mengakui perbuatannya telah merencanakan membunuh kepada Waluyo.

”Pengakuannya sampai nekat membunuh Waluyo, karena RP merasa dendam dan sakit hati. Karena telah dituduh mencuri getah karet milik  Waluyo,” terangnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN