Bisa Dipercaya

Disindir Soal Program TV Alay, Ini Pesan Bijak Ruben Onshu Buat Deddy Corbuzier

Deddy Corbuziet dan Ruben Onshu. Kolase korankito.com

Pernyataan Deddy Corbuzier soal program televisi alay yang tak mendidik, disebut-sebut menyindir sejumlah artis, salah satunya Ruben Onsu. Saat dimintai tanggapan, Ruben tak merasa tersindir. Daripada memikirkan tudingan tersebut, Ruben memilih fokus pada proses penyembuhan penyakitnya.

“Saya nggak ngerasa sih, karena buat saya, saya bekerja, semua orang punya pekerjaan masing-masing. Ada tukang gorengan, ada orang salon, ada tukang pijit, saya menjawab dengan bijaksana. Buat saya setiap orang punya hak, cuman saya fokus ke kesehatan saya,” ucapnya saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (14/3).

Menurut Ruben, semua artis sama saja. Tak ada yang membedakan artis berkelas atau tidak, meski pada akhirnya masyarakat bebas berpendapat.

“Kedua, kalau ngomong alay, kita berkelas, yang menentukan kita berkelas itu bukan saya, pemirsa, pemirsa yang menentukan berkelas. Nggak yang gue kelas tinggi, gue kelas satu, nggak. Gue nego harga sendiri, apa-apa sendiri, nggak pakai nanya, lo berapa. Gue begini, kalau lo pakai gye, rides-nya begini, kalau nggak ya it’s oke. Keyakinan saya penuh kasih dan damai. Saya nggak mau karena seorang, semua terpengaruh, awak media tanya klarifikasi, nggak perlu sebenarnya. Saya nggak merasa tersindir, karena setiap orang punya YouTubeuntuk naikin subcriber, orang punya hak caranya naikin viewer-nya,” sambung Ruben.

“Buat saya, yang berhak menentukan rezeki orang, menentukan kita salah atau benar, yang menciptakan manusia. Seorang yang bekerja tidak baik saja belum tentu uangnya haram. Jadi kalau kita benar, jangan teriak kita benar. Koreksi dulu, introspeksi diri dulu. Sekarang gue kalau ngomentari alay, gue nggak pernah ngomentari yang berveneer, giginya di-veener, nggak ada urusan, hidung dioperasi, nggak kan. Buat gue itu urusan dia. Buat gue kan si Deddy no mention, kalau nggak ngerasa santai-santai saja. Netizen mengait-ngaitkkan dengan program yang kita bawakan, kesannya merembet. Kalau gue begini, nggak ada yang jauh lebih penting dibandingin gue minum obat gue, jadi gue lebih baik mikirin ke situ,” lanjutnya panjang lebar.

Meski tak merasa tersindir dengan pernyataan Deddy, namun Ruben punya pesan bijak yang ditujukan kepada semua orang. Apa itu?

“Ini bukan buat Deddy saja, buat semuanya. Jadi kalau kita berkaca saja, kalau kita masih banyak kekurangan, masih napak di bumi, masih punya kejelekan, belum punya segalanya, kalau kita belum bisa melihat bagaimana indahnya surga, jangan terlalu sibuk menghakimi orang lain,” tutupnya. (korankito.com/O tri/mbam)