Pramusaji Rumah Makan Jualan Sabu, Alasannya Sungguh Mengejutkan!

foto/depe.

Palembang- Berdalih gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Erick Sanjaya (23), pramusaji rumah makan ini nekat menjual narkoba jeni sabu-sabu.

Tak ayal, Erick dibekuk Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek IT I di kediamannya Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, beberapa hari yang lalu.

Berita Sejenis
1 daripada 68

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 38 paket dengan berat keseluruhan 12 gram narkoba jenis sabu-sabu. Barang haram itu ditemukan di dalam dompetnya.

“Saya berjualan sabu untuk uang kebutuhan hidup. Tapi kalau ada sisa, saya pakai sendiri Pak,” ujar Erick saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IT I Palembang.

Ia menerangkan sudah dua bulan menjalani bisnis haram tersebut. Sabunya ia dapatkan dengan cara membeli dari pamannya. “Saya menyesal Pak, cari uang tambahan malah ditangkap polisi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan penangkapan tersangka berawal ketika pihaknya menerima info masyarakat tentang bisnis haram yang dijalankannya.

Menindaklanjuti informasi itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankannya. “Kita tangkap dia di rumahnya. Tersangka ini merupakan pengedar sekaligus pemakai,” ujarnya.

Kini, tersangka berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek IT I Palembang guna penyelidikan lebih lanjut. “Sabu yang kita dapatkan senilai Rp12 juta. Saat ini masih dalam pengembangan,” pungkasnya. Korankito.com/depe.