Sukses! KPU Lubuklinggau Gelar Debat Publik Cakada

Para kandidat Calon kepala daerah Kota Lubuklinggau dalam acara debat publik, Selasa (13/3). Foto/dhia

LUBUKLINGGAU-Debat publik calon kepala daerah (cakada) kota Lubuklinggau digelar KPU Kota Lubuklinggau pada selasa (13/3) sekira pukul 15.00 bertempat di Gedung Bagasraya kota Lubuklinggau.

Turut hadir dalam debat publik tersebut, yaitu ketiga pasangan calon beserta 150 pendukung masing-masing. PJ Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi, Sekda Lubuklinggau, H Rahman Sani, Dandim 0406 MLM,  Letkol Arm Dodi, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida dan stakeholder terkait lainnya.

Foto/dhia
Berita Sejenis
1 daripada 3.928

Ketua KPU Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengatakan debat publik ini berguna untuk paslon memaparkan visi, misi dan program kerjanya kepada khalayak umum, terkhusus masyarakat Lubuklinggau yang akan memilih pemimpinnya, serta diperuntukkan guna menarik simpati masyarakat agar memilih pada 27 juni 2018 mendatang.

“Ini sebagai salah satu upaya untuk memberikan pendidikan politik pada masyarakat,” terangnya.

Foto/dhia

Debat publik dikemas dalam beberapa segmen dengan tiga orang panelis dari unsur akademisi. Segmen pertama paslon menyampaikan visi dan misi, segmen kedua panelis  bertanya kepada paslon (dibacakankan oleh moderator), segmen ketiga panelis secara langsung bertanya ke masing-masing paslon (pertanyaan yang sama), segmen ke empat paslon saling bertanya dan mengeksplore jawabannya atas pertanyaan yang diajukan paslon lainnya.

Foto/dhia

Untuk moderator, KPU mengundang Zilvia Iskandar (presenter metro tv). Menurutnya, debat kandidat diikuti ketiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau ini merupakan debat yang pertama di pilkada 2018 di wilayah Sumatera Selatan, yang diikuti tiga pasangan calon yaitu pasangan nomor urut 1 H. Toyeb Rakembang dan Sofyan (TOS), pasangan nomor urut 2 H.Prana Putra Sohe dan H.Sulaiman Kohar (Nansuko), pasangan nomor urut 3 Rustam efendi dan Riezky Aprilia (RR).

Efriadi mengajak seluruh pasangan calon dan pendukungnya untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada kota Lubuklinggau tahun 2018.

“Mari bersama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban. Tanamkan mental siap menang dan siap kalah, karena siapapun yang terpilih menjadi walikota dan wakil walikota lubuklinggau 2018 adalah pemimpin lubuklinggau lima tahun kedepan,” paparnya.

Menurut data yang dihimpun awak media dilokasi debat, para panelis dan moderator mempertanyakan beberapa pertanyaan terkait visi dan misi yang disampaikan masing-masing paslon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau.  Selanjutnya terkait program pembangunan, baik infrastruktur, pendidikan dan SDM. Serta mempertanyakan upaya masing-masing paslon mengatasi narkoba dikota Lubuklinggau.

Sedangkan untuk menjaga keamanan jalannya debat kandidat, ratusan aparat kepolisian Polres kota Lubuklinggau diturunkan untuk berjaga-jaga dilokasi debat baik didalam dan diluar gedung. Yang boleh masuk kedalam ruangan debat adalah mereka yang memiliki kartu tanda masuk yang dikeluarkan oleh KPU.

KPU juga menata kursi yang jumlahnya disesuaikan dengan kartu tanda masuk yang dibuat oleh KPU. Baris pertama ditempati pendukung pasangan calon nomor urut 1, baris kedua pasangan nomor urut 2, baris ketiga untuk pasangan calon nomor urut 3, baris keempat bagi tamu undangan dan awak media. (korankito.com/dhia/adv/mbam)

AN