Pelajar Curi Motor di Sekolah Sendiri

foto/depe.

Palembang- Zulkarnain (20), remaja yang tinggal di kawasan Jalan Kapten Abdullah, Gang Kelinci Kelurahan Talang Putri, Kecamata Plaju ini dibekuk Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Plaju, Palembang.

Pelajar di salah satu SMA Swasta di Kota Palembang ini mencuri sepeda motor milik temannya sendiri yakni Rafly Farrelsya (17) di area parkir sekolahannya, Jum’at (9/3) lalu.

Berita Sejenis
1 daripada 35

Ketika ditemui di Mapolsek Plaju Palembang, Senin (12/3) sekitar pukul 14.00. Zulkarnain mengaku nekat mencuri motor dikarenakan menunggak uang bayaran sekolahnya selama satu tahun.

“Untuk bayar SPP Pak. Selama satu tahun menunggak, karena belum dikasih. Orangtua saya tidak bekerja, jadi tidak punya uang untuk bayarnya,” katanya pada awak media yang mewawancarainya.

Zulkarnain mengatakan, modus operandi yang dilakukannya dengan cara mendatangi area parkir saat jam istirahat. Setelah keadaan sekitar sepi, ia merusak kunci kontak dengan kunci latter T.

“Setelah berhasil merusaknya. Saya menelpon pacar berinisial F untuk menghubungi adik agar mengambil motor itu Pak. Kemudian motornya kami titipkan di rumah saudara,” jelasnya.

foto/depe.

Keesokan harinya, lanjut Zulkarnain, ia membawa motor Honda Beat warna hitam dengan nopol BG 2822 AAQ ke daerah Desa Saba, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

“Saya jual Rp3 juta dengan orang sana Pak. Rp1 juta saya gunakan untuk membayar utang biaya sekolah Pak. Sisanya digunakan untuk kebutuhan hidup dan dikasihkan ke orangtua,” ucap Zulkarnain.

Sementara itu, Kapolsek Plaju AKP Riska Apriyanti mengatakan setelah menerima laporan korban, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku saat berada di BKB.

“Ketika diamankan pelaku sedang menongkrong di BKB. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan, karena diduga masih ada TKP lainnya,” cetus Riska saat dikonfirmasi.

Dirinya menyebutkan, untuk barang bukti pihaknya mengamankan motor korban, helm, uang Rp850 ribu dan kunci latter T. “Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP,” pungkasnya. Korankito.com/depe.