Lantik Pejabat Walikota Lubuklinggau. Ini Pesan Alex!

Kolase korankito.com

LUBUKLINGGAU-Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sisipkan pesan politik bagi warga Kota Lubuklinggau yang akan memilih calon wako dan wawako Lubuklinggau periode2018-2023 saat melantik Pejabat Walikota Lubuklinggau, Riki Junaidi.

Secara tegas pelopor Sekolah Gratis tersebut meminta warga menggunakan hati nurani saat memilih pemimpin Kota berslogan Sebiduk Semare lima tahun kedepan.
“Jangan salah pilih, kalau hanya berjanji semua orang bisa berjanji tapi pilihlah yang telah bekerja dan membuktikannya.  pilih pemimpin yang track recordnya jelas,” jelas Alex.
Tak hanya itu Alex mengapresiasi kinerja mantan Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe dan Sulaiman Kohar, karena dedikasi beliau dalam pembangunan Lubuklinggau sangat lah pesat dan patut di apresiasi.

“Setiap kali saya datang ke Lubuklinggau saya sangat senang. Karena kota bersih, terus fasilitasnya sudah hampir menyamai kota besar. Ditambah lagi bandara sudah ada, ini menjadikan akses mudah, dan menjadi salah satu cara meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini bentuk keberhasian pemimpin kota ini, tapi bukan Riki karena Riki baru berapa hari disini namun wako dan wawako sebelumnya,” tambah Alex.

Alex meminta pada pejabat walikota yang baru saja dilantik agar bekerja sesuai tupoksi mulai dari memfasilitasi dan mensukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan gubernur (pilgub) 2018. Selain itu point terpenting juga dilarang melakukan perombakan, kecuali atas persetujuan secara tertulis oleh Kemendagri.

“Saya pesan kepada Riki Junaidi, bahwa amanah yabg diemban menjadi pejabat walikota sangatlah berat. Selain menjaga stabilitas masyarakat, juga harus mengatur segala urusan yang ada termasuk penyelenggaraan pilkada dan pilgub 2018,” ungkap Alex.

Lanjutnya, sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Sumsel patut berbangga diri karena hanya Sumsel dan Jakarta yang mampu selenggarakan Asian Games. Ada 45 negara se Asia yang akan berkompetisi di Palembang dan jakarta.

“Palembang dinilai layak, makanya bisa menyelenggarakan Asian Games bersama Jakarta.  Mengapa Palembang dipilih, karena Palembang punya pengalaman terbanyak menyelenggarakan event internasional. Seperti Pon, Sea Games, Islamic Solidarity games yang di hadiri 57 negara islam. Itu semua sukses karena Palembang ZERO CONFLICT,” tegas orang nomor 1 di sumsel itu.

Selain itu juga karena fasilitas olahraga kita terbaik dikelasnya, Aquatic terbaik di asia, lapangan tembak terbaik di asia, bowling centre terbaik di asia. Venue dayung terbaik di dunia. Itu semua karena kehendak Tuhan dan tekad yang kuat untuk membangun daerah.

“Asian games bukanlah tujuan utama kita. Tapi sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Memang banyak uang untuk sukseskan asean games sekitar 68 triliun, tapi itu bukan uang kita, kita hanya ambil untungnya dengan diselenggarakannya asean games ini kita dapatkan semua fasilitas yang dibangun di sumsel, itulah keuntungan yang kita dapatkan. Seperti pembangunan LRT pertama di Indonesia, pembangunan 2 jembatan musi serta fasilitas olahraga taraf internasional, dan 2019 insha allah motoGp pertama di Indonesia,” tutupnya. (korankito/dhia/mbam)