Bisa Dipercaya

Ini Firasat Enda Ungu Ketika Sang Ayah Akan Meninggal Dunia

Enda Ungu saat pemakaman ayahanda tercintanya. Foto/dok

Enda Ungu tengah berduka. Sang ayah tercinta, MS Kusumah, meninggal dunia. Gitaris Ungu itu menyatakan selama hidup, ayahnya gemar berbagi dan menyekolahkan anak-anak di kampungnya. Saat ungkap sosok sang ayah itulah tangis Enda pecah di depan media.

“Selama papa masih hidup sekolahin orang, bapak ku kan pegawai negeri biasa, tapi dia sempetkan berbagi dengan anak yatim, dia sekolahin banyak anak di Manado. Dia lihat anak-anaknya sudah kerja, anak-anaknya sudah mampu maka gajinya dia buat nyekolahin orang,” kenang Enda Ungu seraya menangis ditemui di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (9/3).

Walau berlinang air mata, namun Enda berusaha ikhlas melepas kepergian ayahnya. Berikan penghormatan terakhir di prosesi pemakaman, Enda mengaku sangat kehilangan ayah yang begitu dekat dengannya.

“Ini pertama kehilangan orang yang ku sayang, istilahnya ring satu aku, tempat ngadu aku, curhat, beliau tahu aku sudah sukses tapi suka nanya ada uang nggak buat pegangan? Dekat banget sama beliau, beliau selalu ngajarin hidup yang benar dan selalu berbuat baik sama orang. Nggak usah lihat orang itu siapa kalau kamu mau berteman. Bukan karena kaya atau miskin,” kenang Enda Ungu.

Kepergian ayah Enda memang begitu cepat. Sebelum hembuskan napas terakhir, ayah Enda tak alami sakit. Namun mimpi yang dirasakan Enda seolah jadi firasat sang gitaris.

“Aku berfirasat, dari beberapa hari lalu dikasih mimpi bapak. Aku sudah bilang sama istri dan orang dekat. Mimpi gigi ku tanggal, copot. Sebelumnya pernah mimpi gigi tanggal juga, nggak tahunya kakek maeninggal. Aku mimpi gigi tanggal dua minggu lalu. Pasca mimpi temen-teman Ungu gue hubungi, gue ingetin anak-anak Ungu, untuk hati-hati. Mama di Manado juga aku hubungin, ya percaya nggak percaya,” ujar Enda.

“Mau minta maaf sama bapak kalau ada yang kurang-kurang. Mohon doanya. Anak nggak pernah bisa balas jasa orang tua, mau dibawa ke ujung dunia. Bapak nggak pernah minta apa-apa, bapak minta main sama cucunya. Aura beliau membuat orang selalu segen,” pungkas gitaris Ungu itu. (Korankito/O tri/mbam)