Dua Pelor Petugas Bersarang di Kaki Pemerkosa Adik Ipar

foto/dhia.

Musirawas- Habibi (28) harus meringkuk di sel tahanan Polsek Muara Beliti, Musirawas. Bahkan tersangka dihadiahi timah panas pada kedua kakinya lantaran saat ditangkap memberikan perlawanan kepada aparat kepolisian.

Lelaki yang tinggal di kawasan Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Beliti, Musirawas dibekuk polisi dikarenakan memperkosa adik iparnya sendiri berinisal BN (16) secara berulang kali hingga korban mengalami trauma.

Berita Sejenis
1 daripada 13

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi bejat Habibi pertama kali terjadi November 2017. Dimana, ketika kakak perempuan korban yang juga istri tersangka sedang ke kebun, Habibi membujuk serta mengancam BN agar melayani nafsu bejatnya.

Merasa curiga dengan suaminya, kakak perempuan korban membawa BN pergi ke Lubuklinggau. Barulah, Selasa (6/3) siang, perbuatan Habibi terbongkar setelah korban bercerita kepada ayahnya saat berkunjung ke Lubuklinggau.

Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri Agus menjelaskan usai menerima laporan dan memeriksa korban. Pihaknya bergerak cepat dengan menangkap tersangka di kediamannya, Rabu (7/3) sekitar pukul 19.00.

“Saat ditangkap, dia memberikan perlawanan dan berusaha merebut senpi anggota. Kita memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Jadi kita terpaksa kita berikan tindakan tegas,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/3) siang.

Ia menyebutkan tersangka sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. “Kita masih lakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan akan dikenakan UU Perlindungan Anak,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN