Miris! Joanna Alexandra Jual Harta Benda Demi Biaya Berobat Anak

Joana Alexandra dan Zio sang bayi yang sedang sakit. Foto/dok

Joanna Alexandra rela melakukan apapun demi anak. Bahkan ia tak masalah harus menjual harta benda untuk menutupi biaya pengobatan Ziona Eden, anak bungsunynya, yang menderita penyakit langka.

“Waktu anak ini lahir kita jual mobil untuk Zio, beberapa tunggakan juga terjadi di keluarga kita. Sampai jual rumah pun akan kita lakukan kalau memang nggak mampu bayar. Banyak banget biayanya, kita tes darah saja Rp 13 juta sekali tes, belum biaya dokter yang seminggu bisa 3 sampe 4 kali, itu plus terapi banyak banget sih sebenernya,” ujar Joanna dan suami ditemui di Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).

Berita Sejenis
1 daripada 3.919

Meski keluarkan jumlah uang yang tak sedikit untuk merawat anak, namun Joanna dan suami percaya selalu ada keajaiban dalam penyakit anaknya.

“Kita percaya karena setiap kita mengerakkan kaki ke arah yang baik tetap jalanin. Malah banyak hal ajaib kayak jantung Zio deteksi ada lubang, tapi 3 bulan hilang total, tulang punggungnya juga kelainan pas discan, kok hilang. Itu terlalu percaya sama namanya mukjizat, tapi tanpa kerja keras dan usaha juga nggak akan terjadi. Kita harus jemput, makanya bekerja dan berdoa. Bahkan hubungan suami istri juga didewasakan supaya fight untuk anak kita,” terang mereka.

Ziona Eden Alexandra Panggabean terlahir dengan penyakit kelainan tulang bernama Capomelitis Laksia. Karena kondisinya tak seperti bayi-bayi pada umumnya, maka bayi berusia 9 bulan itu harus mendapat perawatan ekstra.

“Zio banyak ya kondisinya, banyak. Cuman gabungan dari kondiainya Zio ini namanya Capomelitis Laksia masih dalam tahap penegakkan sih, masih ada beberapa tes yang lagi ditunggu hasilnya. Tapi kemungkinan besar Capomelitis Laksia itu kondisi di mana mengefek beberapa tulangnya dia seperti kakinya kan crackfoot, jadi kita kasih sepatu khusus. Buat maintenance juga beberapa kelainan di tulang-tulang Ziona, tulang belakang, dan juga Lario Malasia-nya (gangguan menelan) tapi sudah sembuh. Nih, kemarin sudah cek dokter, dia sudah boleh copot selangnya tapi memang nggak bisa langssung copot, masih bertahaplah,” tandasnya. (korankito.com/O tri/mbam)

AN