Diduga Masalah Keluarga, IRT Coba Lompat Dari Jembatan Ampera

foto/cr2.

Palembang-  Warga yang melintas diatas jembatan Ampera, dibuat heboh lantaran seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan  nekatnya hendak mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas jembatan Ampera. Rabu (21/2) sekitar pukul 15.00.

Beruntung, aksinya dapat digagalkan oleh Satuan Sabhara Polresta Palembang yang kebetulan saat itu sedang melakukan patorli dan akhirnya dapat mengamankan IRT tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 12

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya peristiwa seorang IRT yang diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas jembatan Ampera.

“Ya, memang benar. Akan tetapi anggota kita berhasil mengamankannya, sehingga tidak terjadilah percobaan bunuh diri yang akan dilakukan oleh IRT dengan cara melompat dari atas jembatan Ampera,” katanya saat ditemuin diruang kerjanya, Rabu (21/2) sore.

Sambung Maruly, saat akan melakukan aksinya tersebut. Warga melihat IRT tersebut sudah menaiki pagar jembatan Ampera, melihat hal tersebut warga pun melaporkan kejadian itu ke Pos Pantau yang berada diatas jembatan Ampera dan langsung mengamankan IRT itu.

“Ya, setelah itu petugas pun memberikan pengarahan dan nasehat kepada IRT tersebut,”ujarnya.

Sebelum kejadian, IRT ini berjalan bersama dengan anaknya laki-lakinya menuju jembatan Ampera, saat berada diatas jembatan Ampera ia terlihat kebingungan dan kemudian meninggalkan anaknya dipinggir jalan trotoar diatas jembatan Amprera.

“Diduga permasalahan keluarga, saat ini IRT tersebut sudah kita kembalikan kepihak keluarga untuk menjemputnya,” ungkapnya.

Diakuinya Maruly, sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang karena banyak warga yang ingin mengetahui apa yang terjadi. “Akan tetapi saat ini kemacetan sudah tidak terjadi lagi dan semua kembali normal seperti biasa,” pungkasnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN