Tiga Bulan Tak Gajian, Ratusan Karyawan Jarah Barang Milik PT Ratu Prabu Energi

foto/dhia.

Lubuklinggau- Kesal tiga bulan tidak menerima gaji. Ratusan karyawan PT Ratu Prabu Energi Tbk, menjarah barang milik perusahan yang bergerak di bidang pertambangan emas di Kabupaten Muratara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, karyawan tak menerima sepeserpun haknya sejak perusahaan itu berdiri dan berkantor di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklingga.

Salah satu karyawan PT Ratu Prabu Energi Tbk Darmawan mengatakan, ia telah bekerja selama tiga bulan, namun tidak pernah menerima gaji.

Hingga akhirnya, ia meluapkan kekesalannya bersama karyawan yang lain dengan menjarah seluruh barang milik perusahaan tempatnya bekerja. Darwan menyebutkan, kurang lebih 300 karyawan yang belum menerima gaji.

“Kami kesal, karena pihak perusahaan tidak ada kejelasannya dan terkesan abal-abal. Dari pertama kali masuk kesini, belum menerima sepeser gaji,” jelasnya saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Apalagi, lanjutnya, saat masuk kerja di PT Ratu Prabu Energi Tbk menggunakan uang sebesar Rp5 juta. “Memang kita belum punya kontrak kerja, tapi perusahaan melalui Manejer menjanjikan gaji Rp4,8 juta perbulan,” katanya.

Ia menambahkan hari ini adalah batas akhir kesabaran pihaknya menghadapi perusahaan yang selalu berkilah ketika ditanyai persoalan gaji dan status karyawan yang bekerja.

“Untuk upaya hukum kita lihat saja kedepannya, karena kita belum punya kontrak kerja.  Kita utamakan untuk mencari pihak manajer atas nama MR alias BR yang dinilai telah menipu kami,” cetus Darwan.

Pantauan koran ini dilapangan para karyawan masing-masing telah menjarah seisi kantor, hingga tiada yang tersisa. Apapun yang bisa mereka jual maka akan mereka ambil, termasuk atap seng.

Sementara pihak perusahaan tak ada satupun di lokasi saat penjarahan berlangsung. Hanya saja, menurut keterangan salah satu karyawan istri MR sempat kesini dan histeris, karena suaminya kabur entah kemana. Korankito.com/dhia/depe.