Belanja Pakai Kartu Kredit Orang, IRT Menginap di Sel Tahanan, Begini Ceritanya!

foto/depe.

Palembang- Irena Lestari (45). Warga Perumnas Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar ini tak menyangka akan berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang.

Wanita yang keseharian sebagai ibu rumah tangga ini ditangkap Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang lantaran berbelanja menggunakan kartu kredit milik orang lain yang ditemukannya.

Berita Sejenis
1 daripada 29

Saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Irena mengaku awalnya ia menemukan kartu kredit di pintu masuk salah satu mall di kawasan Jalan Angkatan 45, Kecamatan IB I Palembang, 9 November lalu.

Tak tahu siapa pemiliknya, lanjut wanita berstatus single parent ini, ia langsung menyimpan kartu kredit tersebut. Hingga, satu hari usai menemukanya, Irena mencoba menggunakan kartu kredit.

“Saya iseng-iseng mencobanya Pak. Waktu itu, saya membeli pembersih tas yang harganya Rp90 ribu. Ketika dibayar pakai kartu kredit itu, ternyata bisa Pak,” ujarnya memberikan keterangan kepada awak media.

Merasa ketagihan, dirinya kembali membeli sejumlah barang seperti tas seharga Rp4 juta, ponsel Rp5 juta dan lainnya. “Total yang saya pakai sekitar Rp30 juta. Saya belanjakannya bertahap, sampai awal Desember 2017,” katanya.

Kendati demekian, ia mengaku berniat untuk mengembalikan kartu kredit tersebut. “Tapi saya tidak mengetahui orangnya, mau dikembalikan ke bank. Takut disalahgunakan orang lain,” jelas Irena.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah mengamankan terduga tersangka. Saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh anggotanya.

“Tersangka kita tangkap setelah adanya laporan dari korban. Masih kita lakukan pemeriksaan terkait kasus ini. Untuk kerugian sendiri, diperkirakan mencapai puluhan juta,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN