Bocah Enam Tahun Disiram Air Panas, Orangtua Laporkan Teman Bermain Korban

Korban dan orangtuanya saat melapor di Polresta Palembang. foto/depe.

Palembang- Nasib malang menimpa Ramadhan Dinata. Bocah enam tahun yang duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 88 Palembang ini mengalami luka bakar di belakang setelah disiram air keras oleh teman bermain.

Tidak terima dengan apa yang menimpa anaknya. Syamsudin (36) warga kawasan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring ini mendatangi Mapolresta Palembang, Senin (12/2) petang, untuk melaporkan K (10) yang diduga telah menyiram korban.

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang. Syamsudin menceritakan kejadiannya terjadi Sabtu (10/2) sekitar pukul 13.00. Dimana, anaknya menangkap ikan di saluran air tak jauh dari rumahnya.

“Anak saya (korban) sedang bermain dengan adik terlapor, menangkap ikan di parit dekat rumah. Adiknya yang turun ke bawah menangkap ikan cupang, sedang anak saya menunggu di atas,” ujarnya memberikan keterangan.

Entah apa yang ada dibenak K, lanjut Syamsudin, terlapor tiba-tiba keluar dari rumah dan langsung menyiram air panas ke tubuh korban hingga mengenai belakangnya. “Saya tahu dari tetangga kalau anak saya disiram air panas,” ujarnya.

Lebih lanju, Syamsudin menjelaskan setelah kejadian yang dialami korban. Dirinya mendatangi kediaman terlapor meminta pertanggungjawaban. Namun, ia malah diacungi senjata tajam (sajam) jenis parang oleh orangtua terlapor.

“Pas saya datang ke rumahnya, bapak dia (terlapor) langsung mengacungi parang ke arah saya. Tidak ada etikad baik dari mereka, makanya saya pilih laporan polisi dan berharap pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Iptu Syamsul Fitri membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarg korban. “Laporannya sudah kita terima, korban juga sudah kita minta untuk visum guna melengkapi berkasnya,” singakt Syamsul. Korankito.com/cr2/depe.