Bisa Dipercaya

Disatroni Rampok, Nenek 75 Tahun Diikat dan Hartanya Dikuras Habis

foto/Ujang

Lahat- Apes sedang dirasakan oleh Rodiah. Nenek berusia 75 tahun ini harus kehilangan sejumlah barang berharga setelah rumahnya di Desa Selawi, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat disatroni kawanan perampok.

Ironisnya, pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ini ditemukan dalam keadaan tangan dan kakinya terikat di belakang kediamannya. Beruntung, warga sekitar yang menemukan korban langsung menyelamatkannya.

Berita Sejenis
1 daripada 14

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa yang menimpa Rodiah terjadi Sabtu (10/2) sekitar pukul 03.00. Dimana, kawanan pelaku masuk dengan cara merusak pintu belakang rumah korban menggunakan bor.

Korban yang memergoki kawanan pelaku, langsung diancam serta diikat di belakang rumahnya. Setelah itu, pelaku kembali ke dalam rumah dan menguras semua harta benda milik Rodiah.

Usai mengacak-acak rumah Rodiah. Kawanan pelaku langsung melarikan diri membawa barang hasil curian. Sedangkan, paginya korban ditemukan oleh warga sekitar yang melintas untuk melakukan aktivitasnya.

“Untuk total kerugian belum bisa ditafsirkan, lantaran korban belum bisa dimintai keterangan karena masih trauma. Dia (korban) tinggal sendiri di rumah itu,” ujar Kepala Desa Selawi Jemi Markus, saat dikonfirmasi.

Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar membenarkan adanya kejadian itu. Ia menerangkan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita sudah melakukan olah TKP, termasuk meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu. Saat ini masih dalam penyelidikan, untuk kerugian belum dipastikan karena korban belum menghitungnya,” pukasnya. Korankito.com/Ujang/Depe.