Bisa Dipercaya

Curahan Begal Gagal Beraksi Setelah Dibacakan Mantra Oleh Korban

foto/depe.

Palembang- Kawanan begal sepeda motor tak selalu mulus saat beraksi. Seperti yang dirasakan oleh tersangka Budi Irawan (25) warga Jalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang.

Budi gagal beraksi setelah dibacakan mantra oleh korbannya berinisial A saat membegal di seputaran tempat tinggalnya. Senjata api rakitan (senpira) yang dibawa rekannya ED ternyata tidak meletus ketika ditembakkan kearah korban.

Berita Sejenis

Dua Begal Sadis Ditangkap Saat Teler di Orgen

Dua Pemuda Dibegal Saat Swafoto di Ampera

Tiga Tahun Buron, Begal Sadis Sembunyi di Bogor

1 daripada 43

“Kami beraksi dua kali Pak. Yang kedua gagal, pistol yang ditembakkan ED kearah korban tidak meledak, karena dibacakan mantra oleh korban,” ujar Budi saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek Kertapati Palembang, Kamis (8/2) siang.

Melihat hal itu, lanjut Budi, dirinya bersama ED langsung kabur melarikan diri. “Karena ketakutan, kami lari meninggalkan korban. Jadi, malam itu kami gagal membawa kabur motor Honda Beat korban,” ucap Budi.

Kendati demikian, Budi dibekuk Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kertapati Palembang. Tersangka ditangkap berkat laporan Ruri Afsadi (22) warga Jalan Mayor Zen, Lorong Segaran, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Tersangka membegal Ruri ketika melintas di tempat yang sama, Senin 28 Agustus 2017, sekitar pukul 20.00. Dimana saat itu, korban hendak pergi bekerja di PT SLI dihadang kedua pelaku dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau.

“Ketika korban melintas depan kami, langsung dikejar dan menghadangnya. Teman saya ED mengeluarkan sajam serta ditodongkan kearah perut dia. Korban pun lari meninggalkan motornya dan langsung kami ambil,” ujarnya.

Masih dikatakan Budi, motor hasilnya membegal tidak dijualkannya, melainkan digunakannya sendiri. “Saya sebagai yang membawa motor Pak. Teman saya itu yang beraksi, motornya tidak dikemanakan saya pakai sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kertapati Palembang AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim Ipda Denny membenarkan mengamankan tersangka begal. Ia mengatakan tertangkapnya pelaku bermula dari pihaknya menerima laporan korban.

“Setelah dilakukan penyelidikan, anggota kita berhasil mengamankan satu orang tersangka. Sementara temannya berinisial ED masih DPO dan akan terus kita lakukan pengejaran,” ujar Suryawan ketika di sela-sela gelar perkara.

Ia menjelaskan, tersangka dua kali beraksi di wilayah yang sama. Namun, aksi kedua gagal setelah korban membacakan mantra kepada tersangka. “Pistol  mereka tembakkan ke korban tidak meletus, pelaku lari ketakutan,” katanya.

Selain tersangka, pihaknya juga mengamankan dua unit motor. Sepeda motor Suzuki Fu hasil kejahatan para tersangka, sedang Honda Beat milik para tersangka yang digunakan ketika melancarkan aksinya.

“Akan kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. Modus mereka menghadang korban dan menodongkan sajam dan terindikasi menggunakan senpira. Dia juga target operasi Sikat Musi 2018,” tutupnya. Korankito.com/depe.

Wari