Alex Noerdin Hadiri Rakornas Pencegahan Karhutlah 2018 di Istana Presiden

Gubernur H Alex Noerdin saat mengikuti Rakornas Karhutlah 2018, Selasa (6/2) di Istana Presiden.

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2018, di Istana Negara Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

Rakornas ini dihadiri para Gubernur, Bupati atau Wali kota, Panglima Kodam (Pangdam), Kepolisian daerah (Kapolda), kepala dinas kehutanan Provinsi di wilayah rawan Karhutlah.

Berita Sejenis
1 daripada 3.632

Pemerintah telah menyiapkan grand design 2017-2019 pencegahan dan pengendalian karhutlah dengan menggunakan metode pendekatan Tapak dan non-Tapak.

Melalui pendekatan Tapak, pemerintah akan memastikan lahan gambut yang menjadi areal kerja Badan Restorasi Gambut (BRG) seluas 2,4 juta hektare tidak terbakar. Pemerintah juga akan memastikan 731 desa rawan karhutla yang diidentifikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak terbakar. Kegiatan yang dilakukan untuk mendukung upaya itu adalah melakukan patroli terpadu pencegahan karhutla, kampanye, patroli dan pemadaman via udara, groundcheck hotspot, serta pembentukan brigdalkarhutla.

Dan melalui pendekatan non-Tapak, pemerintah akan memastikan pemberian insentif ekonomi, penegakan hukum, serta penguatan masyarakat dalam early fire response dapat berjalan efektif.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah akan tegas dalam proses penegakan hukum yang akan dilakukan Direktorat Jenderal Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kepolisian, menentukan skema pendanaan, pelatihan dan pembentukan MPA, serta melakukan monitoring hotspot secara terus menerus.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang hadir dalam rapat tersebut tampak serius mengikuti jalannya rapat yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo.

Pantauan dilokasi, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menjadi satu-satunya Gubernur yang duduk berdampingan dengan Presiden Jokowi dalam kesempatan setelah rapat koordinasi. (korankito.com/mbam)