Ketua Panwaslu Banyuasin : Istri Balon Yang PNS Bisa Cuti

foto/ist.

Banyuasin- Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banyuasin Iswadi mengatakan, bagi istri bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) bisa mengajukan cuti.

Hal itu dilakukan, agar selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 Kabupaten Banyuasin istri-istri dari bakal calon (balon) bisa mendampingi suaminya.

Berita Sejenis

Panwaslu Banyuasin Preteli Atribut Paslon

Pilkada Banyuasin Diikuti 5 Paslon

KPU Banyuasin Umumkan Hasil Tes Kesehatan

Kendati demikian, secara tegas Iswandi mengatakan, untuk yang cuti. Semua haknya sebagain PNS di stop dan akan mendapatkan haknya kembali apabila pelaksanaan Pilkada Banyuasin dinyatakan selesai.

“Iya, mereka bisa cuti. Bukan hanya tunjangan jabatan saja yang dihentikan. Namun gajinya sebagai PNS selama dia curiga mendampingi balon di stop juga sampai Pilkada selesai,” tuturnya, Kamis (25/1) siang.

Ia mengungkapkan, apabila ada suami atau istri balon berstatus PNS. Tentu mereka tidak dapat mendampingi pasangan hidupmu selama kampanye. “Solusinya cuti. Agar mereka bisa mendampingi calon,” katanya.

Untuk diketahui, ada beberapa bakal calon Bupati ataupun Wakil Bupati Banyuasin yang istrinya berbatas PNS. Seperti, istri Syaiful Bahri yang berdinas di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang.

Kemudian, istri dari balon Azwar Hamid yang dinas di Disdik Kabupaten Banyuasin. Serta istri dari Agus Yudiyantoro dan Hazwar Bidui yang juga berstatus sebagai PNS. Korankito.com/walu/depe.