Pertajam 16 Poin Penting Asian Games, OCA Gelar Coorcom VIII

foto/ist.

Jakarta – Dewan Olimpiade Asia (OCA) menggelar Coordination Committee Meeting (Coorcom) VIII di Sheraton Hotel, Jakarta, Minggu (14/1). Coorcom tersebut dilakukan untuk mempertajam 16 poin penting program aksi yang berkaitan dengan pelaksanaan pesta olahraga bangsa Asia yang akan berlangsung 18 Agustus-2 September 2018, mendatang.

Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir mengatakan, pelaksanaan Coorcom di awal tahun ini sangat krusial karena rapat tak banyak lagi membahas rencana, namun sudah langsung menetapkan program aksi terhadap poin-poin yang memerlukan finalisasi.

Berita Sejenis
1 daripada 11

“Mulai dari sports program yang langsung menentukan nomor pertandingan dan waktu pelaksanaan. Lalu penetapan technical delegate, technical handbook, dan estimasi jumlah peserta, solusi transportasi untuk mempercepat pergerakan atlet dan official dari athlete village ke competition venue, hingga Games Protocol,” ujar Erick.

“Pada prinsipnya, OCA puas atas kesiapan Jakarta dan juga Palembang karena dari masukan terakhir yang disampaikan pada Coorcom VII, Agustus lalu, mereka sudah melihat kemajuan signifikan yang sudah dilakukan INASGOC, pemerintah pusat, dan juga pemerintah provinsi Sumatera Selatan,” tambah Erick.

Rapat OCA Coorcom VIII itu dihadiri para tokoh sentral OCA yang berkepentingan atas pelaksanaan Asian Games 2018. Mulai dari Vice President (honorary life) OCA, Wei Jizhong, Vice President OCA, Rita Subowo, Ketua OCA Coordination Committee, Tsunekatzu Takeda, Direktur Asian Games Department, Haider Farman, Direktur International & NOC Relations, Vinod Tiwari, dan Manajer Protocol Department, Mohammad Abdulhadi.

Selain empat poin di atas yang sudah diungkapkan Erick, rapat tersebut juga membahas update rencana pelaksanaan test event invitational tournament Februari nanti, perkembangan venue, pemasaran, penyiaran, promosi, IT, volunter, katering, medis dan antidoping, akreditasi, serta torch relay berikut upacara pembukaan dan penutupan Asian Games.

Diketahui, sehari sebelum menggelar rapat di Jakarta, OCA juga mengunjungi Palembang untuk melihat perkembangan terkini dua venue yang mendekati tahap penyelesaian, venue menembak dan boling di Jakabaring Sport City, serta mengadakan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin di Griya Agung, Palembang.

“Dalam pertemuan di Palembang, selain terpuaskan atas perkembangan yang saya lihat di kota tersebut dan juga Jakabaring Sport City, saya mendapat banyak informasi positif akan teknis operasional yang akan diterapkan. Mulai dari LRT yang akan selesai pada bulan Maret, serta penanganan siaran terhadap 11 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di kota itu,” ungkap Takeda.

Saat menyambut kunjungan OCA, Alex Noerdin kembali menegaskan bahwa kemajuan Palembang berada on the track untuk menuntaskan segala persiapan tepat waktu. Termasuk LRT yang akan selesai pada Maret serta butuh waktu tiga bulan untuk conditioning sebelum beroperasi penuh pada Juni, serta venue roller sport dan skateboard yang dijanjikan akan selesai pada bulan yang sama. korankito.com/ril/nisa