Deteksi Black Campaing Medsos, Polisi Linggau Latih Tim Cyber

foto/dhia.

Lubuklinggau – Sebanyak 15 anggota Polres Lubuklinggau akan mengikuti pelatihan untuk mendeteksi aktivitas kampanye di ajang Pilkada Lubuklinggau. Khususnya black campaing atau kampanye hitam yang menjurus ke hal-hal atau informasi hoax dan melanggar hukum sesuai undang-undang ITE.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar mengungkapkan, pekan depan pihaknya berencana akan memanggil ahli IT dari Direktorat Cyber Mabes Polri. Ahli IT tersebut akan memberikan pelatihan kepada anggota di Polres Lubuklinggau.

Berita Sejenis
1 daripada 2

“Minggu depan panggil ahli IT dari Direktorat cyber Mabes Polri,” kata Sunandar, Jum’at (12/1).

Dia mengungkapkan, kehadiran ahli IT tersebut untuk memberikan pelatihan pendeteksian profil pengguna media sosial (medsos) yang menyalahi aturan sesuai UU ITE dalam Pilkada.

“Macam-macam pelatihan yang akan kita minta. Salah satunya mendeteksi aktifitas kampanye. Deteksinya itu lewat medsos, mengetahui profil pengguna serta IP. Bila nanti dalam pelaksanaannya kita menemukan sesuatu yang mencurigakan akan langsung kita dalami. Barang bukti ada, baru akan kita tangkap,” terangnya.

Disamping itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU membahas mengenai kampanye di medsos. Sebab untuk kampanye di medsos, sipemilik akun harus memberikan email dan identitas ke KPU.

“Diluar itu berarti dia tidak sah. Ada petunjuknya. Seluruh harus melaporkan akun, makanya medsos tim kampanye yang terdata yang hanya boleh berkampanye di luar itu maka saya pastikan akun akan kita blokir,” bebernya.

Sunandar juga mengimbau, jelang pilkada masyarakat Lubuklinggau diminta berhati-hati menggunakan medsos. Jangan mudah percaya dengan informasi hoax tanpa ada kejelesan. “Imbauan iya. Hati-hati menggunakan medsos,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Polres Lubuklinggau sejak sepekan terakhir mulai dari diawal pelaksanaan tahapan pendaftaran pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota yang berlangsung di kantor KPU, telah mendirikan posko lapangan untuk pengamanan.

Kabag Ops Polres Lubuklinggau, Kompol Yudha menjelaskan, ada dua posko lapangan yang dididirikan. Satu di depan kantor KPU Lubuklinggau dan satu lagi dihalaman depan kantor Mapolres Lubuklinggau.

“Kalau yang di depan kita ini (Polres Lubuklinggau) untuk hari-hari kegiatan, apel personel untuk pengamanan Pilkada,” terangnya.

Sedangkan untuk keberadaan posko lapangan didepan kantor KPU Lubuklinggau, itu ditempatkan 17 personel termasuk dengan Kapolsek. Di posko itu diberlakukan sistem shift. “Itu (Posko) sampai sampai selesai, sampai penetapan Walikota,” pungkasnya. korankito.com/dhia/die