Kesal Ditertawai Saat Ditabrak Motor, Pria Ini Siram Air Keras Ke Tubuh Teman

    Foto/cr3.

Palembang- Berdalih kesal lantaran ditertawai saat ditabrak sepeda motor, seorang sopir angkutan kota (angkot) yakni Muhammad Arif (31) nekat menyiram tubuh dan tubuh temannya Yuliansyah dengan menggunakan air keras jenis cuka parah.

Namun, ulahnya itu membuat ia harus mendekam di sel tahanan usai diringkus Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Gandus saat menunggu penumpang di depan Dermaga Poin Center, Kecamatan IB II Palembang, Kamis (11/1) siang.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Kepada petugas kepolisian, pria yang tinggal di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Palang Merah, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini mengatakan sebelum kejadian ia dan korban sama-sama memulangkan angkot yang dibawanya.

“Saat mau pulang ke rumah masing-masing, kami jalan kaki Pak. Waktu berjalan kaki itu, saya ditabrak motor dan tersungkur. Dia (korban) malah tertawa, bukannya menolong saya. Jadi kesal, apalagi waktu itu sama-sama sedang mabuk,” tuturnya.

Lebih lanjut, tersangka mengatakan tidak lama kemudian datang Tomi rekannya sesama sopir angkot yang membantunya dan memberikan tumpangan kepada keduanya. Ia duduk di depan samping sopir, sementara Yuliansyah duduk di belakang.

“Karena m masih kesal dengannya. Pas dia turun langsung saya siram wajahnya dengan cuka parah (air keras). Dia sempat karena, saya kejar lagi dan kembali menyiramnya dengan cuka parah di bagian punggung,” tambah Arif memberikan keterangan.

Usai kejadian, dirinya pulang ke rumah dan bekerja seperti biasanya. Hingga dua minggu kemudian, diringkus polisi ketika menunggu penumpang. “Saya tidak tahu kondisianya seperti apa. Karena waktu menyiram itu, saya seperti kesetanan,” tegasnya.

Kapolsek Gandus Palembang AKP Aidil Fitriansyah melalui Kanit Reskrim Ipda Herianto membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka. “Tersangka mengaku air keras itu, milik seorang yang ketinggalan dan sudah satu satu minggu,,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat kejadian tersangka bersama korban sama-sama sedang pengaruh minuman keras (miras). “Karena meraka habis menenggak miras tuak. Kita kenakan Pasal 351 KUHP, korban masih di RSMH di Palembang,” tutupnya. Cr3/Depe.

AN