Gagal Beraksi, Begal Nyaris Tewas Diamuk Massa

foto/cr3.

Palembang- Reza Zulkarnain (24) nyaris tewas diamuk massa sekitaran Jalan H Amaluddin, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Palembang. Ia gagal membawa kabur sepeda motor korbannya Dewi Susilawati (46) yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadiannya berawal ketika korban mengendarai sepeda motor dengan nopol BG 5701 ZK, Minggu (7/1) sekitar pukul 02.00. Setiba di lokasi kejadian, Dewi dihadang tersangka bersama kedua temannya dengan mengendarai motor dan membawa senjata tajam jenis pedang.

Berita Sejenis
1 daripada 47

Merasa keselamatannya terancam, korban menyerahkan motornya kepada kawanan pelaku. Melihat motornya sudah berpindah tangan, lantas Dewi menjerit minta tolong. Warga yang mendengar jeritan korban langsung melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka.

Nahas dialami Reza, saat membawa kabur motor korban dan dikejar oleh warga ia terjatuh dari atas motor. Sehingga, warga yang kesal dengan perbuatannya langsung menghadiahi bogem mentah. Beruntung, anggota Polsek Sako Palembang cepat tiba di lokasi dan menyelamatkan tersangka dari amukan massa.

Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus membenarkan pihaknya mengamankan satu orang tersangka begal dari amukan massa. “Usai menerima informasi dari warga, kita mendatangi lokasi dan mengamankannya,” ujar Kapolsek ketika gelar perkara dan barang bukti, Senin (4/1) siang.

Ia menerangkan, modus operandi yang digunakan tersangka dengan cara memepet dan mengancam korban menggunakan pedang. “Mereka bertiga, pelaku R duduk ditengah. T membawa motor dan D duduk paling belakang dengan membawa pedang,” tuturnya.

Firdaus mengatakan, tersangka akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara. “Barang bukti kita amankan sepeda motor korban. Kita masih mengejar dua orang pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi,” tambahnya.

Sementara itu, Reza mengakui perbuatannya. Ia mengatakan, nekat melakukan aksinya dikarenakan tidak mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Saya yang mengajak mereka berdua Pak, dan saya juga membawa motor korban. Baru sekali inilah Pak,” tutupnya. Korankito.com/cr3/depe.