Satpol PP Lubuklinggau Ciduk Anak Punk

foto/dhia.

Lubuklinggau- Menindaklanjuti sejumlah laporan warga yang resah dengan keberadaan anak punk, badut dan anak jalanan (Anjal). Satpol PP Lubuklinggau menggelar  razia disejumlah titik persimpangan lampu merah dan kawasan seputaran Masjid Agung As Salam Lubuklinggau.

Dalam razia yang menerjunkan sedikitnya 20 personel Satpol PP dan satu Unit Truk Dalmas itu dimulai sekitar pukul 09.00 hingga pukul 11.00 dengan menyisir Jalan Yos Sudarso hingga ke daerah Taba Pingin.

Berita Sejenis

Anak Punk Digaruk Pol PP Banyuasin

“Yang terjaring delapan anak punk dan dua badut,” jelas Kasat Pol PP Elbaroma melalui Kasi Ops Agum saat diminta konfirmasi.

Kedelapan anak punk tersebut dirazia saat tengah berada diseputaran kawasan Masjid Agung As Salam. Mereka yang terjaring razia berasal dari Jambi, Indramayu dan Merasi (Mura). Sedangkan dua badut diamankan dari persimpangan lampu merah didaerah Taba Pingin.

“Kita angkut mereka dan dibawa dikantor, lalu didata,” bebernya.

Kemudian, setelah dilakukan pendataan, mereka yang terjaring razia diberikan imbauan dan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk diberikan pembinaan. “Penertiban ini berdasarkan Perda No 14 tahun 2004 tentang ketertiban umum,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.