Bisa Dipercaya

Mayat Mr X, Ternyata Juru Mudi Ketek

foto/cr3.

Banyuasin- Sempat dikira Mr X, ternyata mayat yang ditemukan di perairan Selat Ajaran, Kelurahan Muara Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Rabu (3/1) sekitar pukul 10.00, merupakan jenazah Asep Triansyah (26) warga Jalan Panjaitan, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju Palembang.

Mayat pria yang keseharian sebagai serang ketek ini ditemukan oleh tim Basarnas Kota Palembang dan Satpolairud Polres Banyuasin. Saat ditemukan kondisi korban mengapung dengan keadaan tertelungkup menyangkut tetumbuhan air di lokasi penemuan.

Berita Sejenis
1 daripada 8

Berdasarkan data yang dihimpun informasi orang hilang yang disebarkan oleh keluarga korban. Sebelum ditemukan tewas, Asep berpamitan dengan keluarganya untuk mengantar penumpang ke kawasan Sungai Gerong, Kabupaten Banyuasin, Senin (1/1) sekitar pukul 01.00.

Sepulang dari mengantar penumpang, korban sempat mampir terlebih dahulu ke Masjid Jamik, Kecamatan Plaju, Palembang dan kembali lagi ke ketek miliknya. Setelah itu, Asep menghilang dan tidak kunjung pulang ke rumahnya. Sehingga pihak keluarga korban melapor ke Polresta Palembang.

Kanit Lidik Unit I Subdit Gakkum Polairud Polda Sumsel AKP Beni membenarkan penemuan itu. Ia mengatakan, setelah penemuan itu tim gabungan langsung mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk divisum.

“Hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dugaan sementara korban tewas karena tenggelam,” katanya memberuikan keterangan kepada awak media saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

Ia mengatakan, menurut keterangan saksi. Korban masih terlihat oleh temannya mengantar penumpang di malam tahun baru dan mampir ke Masjid Jamik, Kecamatan Plaju, Palembang. “Keluarga korban sudah membuat pernyataan menolak untuk divisum,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu keluarga korban Samsul Bahri mengungkapkan korban tewas diduga karena ketek yang dinakhodainya bocor. “Mungkin ada kebocoran di keteknya. Makanya ketek tenggelam beserta korbannya. Korban dari Boom Plaju ke kapal dan dari kapal ke Masjid Jamik,” tutupnya. korankito.com/cr3/depe.