Kasus Dana Desa Sungai Larut Tunggu Hasil Audit

foto/ujang

Lahat- Kejari Lahat Helmi didampingi Kasi Pidsus Rifqi Arialfha secara tegas menyampaikan kasus dugaan penyimpangan realisasi Dana Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah, Kebupaten Lahat terus berlanjut dan terus berjalan. Hanya saja, untuk dinyatakan berkas lengkap pihaknya menunggu hasil cek lapangan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lahat.

“Untuk diketahui, kasus ini mulai masuk akhir 2017 tadi. Mudah-mudahan saja, awal 2018 ini segera kita limpahkan. Selain kita, pihak Aparat Pemeriksaan Internal Pemerintahan (APIP) Inspektorat Lahat juga menunggu hasil cek lapangan itu, “ katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/1) siang.

Ia menambahkan, agar perkara ini dapat diproses. Pihaknya harus mengumpulkan semua data hasil tahapan proses yang kini sedang dikerjakan tim penyidik Pidsus. “Lihat sendiri, sudah siap. Setela terima hasil cek lapangan, kita tunggu hasil real audit Inspektorat. Kemudian memeriksaan tim ahli, pengajuan izin sita dan menyusun resume serta kelengkapan berkas lainnya,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan, muculnya kasus dugaan korupsi DD Sungai Laru. Setelah adanya laporan dari masyarakat di April 2017. Dimana pengguna anggarannya terindikasi menyalahgunakan dan mark up dana pembangunan sumur bor, saluran pembuangan air limbah (Spal) dan plat duicker realisasi Dana Desa (DD) Sungai Laru Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat untuk Tahun Anggaran 2016.

Sementara itu, Sarmin salah satu tim pemeriksa dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lahat mengatakan akan segera mengirimkan hasil cel lapangan yang diminta piha kejaksaan. “Untuk Inspektorat sudah diserahkan. Sedangkan kejaksaan rencananya besok (Rabu,3/1) sekitar pukul 08.00,” katanya saat dihubungi via sambungan telpon pihak kejaksaan. Korankito.com/ujang/depe.

 

AN